pegimakan.id

Kapurung Dengan Cita Rasa Khas Makassar

Kapurung Kuliner Makassar

Kapurung merupakan salah satu makanan khas tradisional di Sulawesi Selatan, terutama masyarakat daerah Luwu (Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur). Makanan ini terbuat dari sari atau tepung sagu. Kapurung dimasak dengan kombinasi ikan atau daging ayam serta bermacam sayuran.

Sebagai sebuah hidangan, kandungan nutrisi dalam Kapurung terbilang cukup lengkap. Di dalamnya terdapat karbohidrat dari sagu, vitamin dan serat dari aneka sayuran, dan protein hewani. Sayuran yang digunakan antara lain kacang panjang, tomat, bayam, terong, jagung, dan yang paling unik: jantung pisang. Sementara sumber proteinnya berasal dari ikan, udang, dan ayam.

Untuk bumbunya ada cabai.  bawang putih, kacang tanah, kunyit, garam, dan asam patikala (atau buah kecombrang). Semua bumbu tersebut dihaluskan. Kacang tanah dan kunyit memberi citarasa gurih dan warna kuning keruh pada kuah Kapurung. Sedangkan asam patikala merupakan komponen terpenting yang memberi citarasa asam segar yang khas. Ada juga yang menambahkan irisan mangga muda ke dalam Kapurung.

Walau makanan tradisional, Kapurung sudah mulai populer. Selain ditemukan di warung-warung khusus di Makassar, juga sudah masuk ke beberapa restoran, bersanding dengan makanan modern. Di daerah Luwu sendiri nama Kapurung ini kerap juga di sebut Pugalu.

Di Makassar terdapat beberapa rumah makan yang menjajakan Kapurung, di antaranya yang cukup terkenal adalah RM Aroma Palopo dan RM Kapurung Kasuari yang terletak di Jl. Kasuari, Makassar. Tapi kabarnya RM Aroma Palopo sekarang sudah berpindah tempat di Jl Mappanyuki. Ada pula RM Aroma Luwu di Jl. Rajawali II No. 24. Untuk menjaga otentisitas masakan, tempat-tempat makan tersebut biasanya mendatangkan bahan baku, seperti sagu dan asam patikala, langsung dari Palopo.

Biasanya Rumah makan Aroma Palopo ini buka dari jam 10.00 sampai jam 22.00.

pegimakan.id
Comments
Loading...