pegimakan.id

Kopi Gayo Aceh Bukan Kopi Biasa Yang Mendunia

Selain terkenal dengan nama “Serambi Mekah,” Aceh juga populer dengan warung-warung kopinya yang bertebaran. Minuman tradisional satu ini merupakan minuman jenis kopi yang khas dari daerah Aceh. Namanya adalah Kopi Gayo.

Gayo adalah nama suku yang mendiami daerah ini. Mayoritas masyarakat Gayo berprofesi sebagai Petani Kopi, menjadikan kopi Gayo salah satu komoditi unggulan dari Dataran Tinggi Gayo, Perkebunan kopi Gayo telah dikembangkan sejak tahun 1908, tumbuh subur dan tersebar di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Kopi Gayo adalah salah satu jenis kopi yang dihasilkan dari perkebunan kopi di dataran tingggi Gayo, Aceh. Di aceh terdapat dua varietas kopi yang banyak dikembangkan oleh masyarakat, di antaranya jenis kopi Arabica dan jenis kopi Robusta. Berbeda dengan jenis kopi di Indonesia lainnya, jenis kopi satu ini memiliki cita rasa dan aroma yang sangat khas, sehingga banyak digemari oleh para penikmat kopi. bahkan kualitasnya sudah diakui oleh dunia.

Sumber foto : http://www.radarbangka.co.id

Uji citarasa salah satunya dilakukan oleh Christopher Davidson salah seorang cupper internasional. Christopher mengatakan bahwa kopi Gayo memiliki keunikan tersendiri yang dikenal dengan istilah “heavy body and light acidity”, yakni sensasi rasa keras saat kopi diteguk dan aroma yang menggugah semangat.

Proses pengolahan Kopi Gayo ini selalu dilakukan dengan hati-hati dan penuh ketekunan agar menghasilkan kopi kualitas terbaik, mulai dari proses pemilihan hingga proses pemasarannya. Pada saat masa panen tidak semua buah kopi dipetik, karena yang dipilih adalah buah kopi yang sudah matang saja, yaitu buah kopi yang sudah berwarna merah. Setelah selesai memetik kemudian dilanjutkan dengan proses pulpen menggunakan mesin khusus. Lalu setelah itu dilakukan proses fermentasi. Pada proses fermentasi ini, biji kopi dicuci dengan air yang benar-benar bersih. Setelah selesai pencucian kemudian dijemur di bawah sinar matahari. Proses penjemuran ini juga harus berhati hati karena penjemuran tidak boleh menyentuh tanah. Setelah itu kemudian dilanjutkan dengan proses hulling dan menghasilkan kopi yang dikupas kulit kukunya. Kemudian dijemur lagi dan dilakukan proses greader tau pemilihan biji berdasar kualitas.

Salah satu kedai yang menjual kopi gayo yaitu Mr Kewe yang terletak di Lot Kala Kebayakan, Takengon, Aceh Tengah, Lot Kala, Kebayakan, Aceh.

Sumber foto : https://mrkewecoffee.com/

Kedai kopi Mr kewe buka 24 jam dan menyediakan macam macam kopi diantaranya Arabika pea berry,Arabika speciality,Arabika luwak liar dll.

kedai kopi mr kewe menawarkan harga yang sesuai dengan rasa kopinya. Segelas kopi Aceh murni dihargai Rp 6.000. Untuk kopi susu gelas besar dihargai Rp 10.000. Sementara kopi susu gelas kecil Rp 6.000. untuk harga satu bungkus kopi Arabika pea berry dihargai Rp.60.000. Arabika speciality Rp.55.000 . Arabika luwak liar Rp.195.000.

Yuck bagi penikmat kopi sejati wajib cobain kopi khas aceh yang mendunia ini.

Sumber : https://pusatkopiaceh.wordpress.com/ dan http://www.negerikuindonesia.com

Sumber foto : http://www.negerikuindonesia.com

pegimakan.id

 

Comments
Loading...