pegimakan.id

Mencicipi Aneka Makanan Khas Jalanan di Shao Kao Semarang

Shao Kao

Owner Shao Kao, Jessica Sutantyo tengah menawarkan beragam sate yang ada di restauran Shao Kao. Dengan lokasi di Jalan Dr Wahidin Nomer 91 Semarang, Jessica menargetkan 400-500 pengunjung perharinya.Perkembangan bisnis friendches, khususnya kuliner diyakini Jessica Sutantyo terus menunjukkan geliat yang positif. Owner Shao Kao itu mencoba peruntungan dengan membuka bisnis friendches kuliner di Semarang.”Shao Kao adalah bisnis kuliner friendches asal China, dimana disini kami sediakan makanan khas jalanan di China. Seperti berbagai jenis sate, seperti beragam bakso, seafood, sayuran, hingga daging misalnya, daging sapi, kambing, dan ayam yang dimasak dengan cara di panggang. Adapun pilihan bumbu yang kami sediakan yakni barbeque dan original asin,” katanya.

Berada di Jalan Dr Wahidin Nomer 91 Semarang, Shao Kao menawarkan konsep dimana pengunjung bisa memilih sendiri sate yang ingin dinikmati di etalase yang sudah disediakan. Selanjutnya, pengunjung akan menentukan bumbu apa yang ingin disertakan di sate tersebut.”Selain itu kami juga sediakan kuah dengan dua rasa, yakni kuah kaldu original dan kuah malatang khas China. Total sate yang kami sediakan ada 50 lebih jenis dengan harga mulai Rp 3.000 sampai Rp 9.500,” bebernya.

Shao Kao yang buka sejak 1 Agustus 2016 itu, juga menawarkan menu selain sate. Seperti, nasi goreng bumbu Shao Kao dan ayam goreng bumbu Shao Kao. Tidak hanya itu, beragam menu lainnya pun juga bisa dipesan oleh pengunjung dengan harga mulai Rp 15 sampai Rp 33 ribu.”Segment pengunjung yang kami bidik semua golongan, mulai anak-anak, anak muda, hingga orang dewasa. Karena menu yang kami tawarkan adalah menu yang familiar di lidah masyarakat Indonesia, sehingga berbagai jenis segmen pengunjung bisa menikmati sajian kami,” paparnya.Untuk kapasitas, Shao Kao memiliki ruang outdoor dengan jumlah fasilitas mencapai 90 orang, indoor 40 orang, dan ruang VIP mencapai 25 orang.

“Untuk dua bulan ini respon masyrakat sangat bagus, karena mereka menganggap jenis menu yang Shao Kao tawarkan belum ada di resto lain di Semarang. Dimana per harinya jumlah pengunjung mencapai 400 orang, targetnya bisa tetap 400 pengunjung bahkan lebih bisa sampai 500 orang per hari,” imbuhnya.Shao Kao sendiri mulai beroperasi di jam 16.00-24.00 WIB. Selain berbagai menu makanan, Shao Kao juga menawarkan berbagai varian minuman, mulai dari jus buah hingga bir yang saat ini tengah ditawarkan promo.”Untuk bit kami tengah menawarkan promo, dimana beli tiga botol gratis satu botol. Minuman ini kami sediakan sebagai pelengkap sajian sate yang kami tawarkan di Shao Kao,” tukasnya.

Source www.pegimakan.id www.tribunnews.com
Comments
Loading...