pegimakan.id

Menikmati Hidangan yang Renyah Depot Al Mu’minun, Palangkaraya

Depot Al Mu’minun

Ikan sungai di Jawa dengan di Kalimantan jauh berbeda. Jika di Jawa, makan ikan sungai identik dengan menikmati hidangan yang renyah, di Kalimantan makan ikan sungai berarti menikmati ikan-ikan besar, yang jika utuh panjangnya bisa menyamai panjang lengan orang dewasa, dengan daging yang tebal. Citarasa khas itulah yang membuat orang ketagihan mencicipi enaknya ikan sungai ala Kalimantan.

Jika anda berada di Palangkaraya, anda akan menemui salah satu depot ikan bakar yang terkenal di kota tersebut. Nama depot makan itu adalah Al Mu’minun. Depot Al Mu’minun terletak di Jalan Darmo Sugondo, belakang Pasar Besar Kota Palangkaraya. Kedai yang menjual berbagai jenis ikan sungai Kahayan yang dibakar itu tidak terlalu mencolok. Jangan membayangkan Al Mu’minun ini sebagai resto besar dengan pernak-pernik dari bamboo yang identik dengan rumah makan ikan bakar.

Depot ini tidak terlalu mencolok, begitu pula dengan papan namanya. Tulisan Depot Ikan Bakar Al Mu’minun ini terpampang di atas papan berukuran 50 x 40 cm dan tergantung di depan depot yang dimaksud. Namun, tanpa melihat papan namanya pun, anda akan tergoda melihat asap mengepul dari balik lemari kaca.

Bau bumbu ikan bakar yang sangat khas mengudara seiring dengan asap yang mengepul dari tungku batu bara itu. Di samping tungku, terdapat rak kaca yang di dalamnya terbaring potongan-potongan ikan sungai segar di atas piring. Pengunjung bisa memilih sendiri hendak mencicipi ikan apa. Beragam jenis ikan ditawarkan di situ, ada ikan Saluang, Lais, Baung, Patin, dan lain-lain. Ikan-ikan tersebut dijual potongan, tidak utuh, dan rasanya sulit dibayangkan jika disajikan utuh. Ukuran satu penggal ikan Lais saja sudah sebesar telapak tangan orang dewasa.

 

Sambil menunggu ikan yang dipesan selesai dibakar, pelayan akan menanyai pengunjung hendak minum apa dan menghendaki sayur apa. Jika ingin mencicipi cita rasa yang khas, pengunjung bisa memilih sayur asam. Tak sampai 10 menit, ikan bakar yang dipesan sudah tersaji di atas meja. Ubarampe ikan bakar tersebut sangat komplit, mulai dari nasi putih, lalapan segar, sambal, hingga sayur asam. Selain sayur asam, pengunjung bisa pula memilih sayur bening atau sayur asin.

Jangan Tanya bagaimana rasa ikan bakar ala Al Mu’minun. Anda dijamin ketagihan mencuil tubuh ikan yang sudah matang dibakar. Apalagi sambal yang disajikan bisa membuat lidah anda serasa dibakar. Sayuran segar yang tersaji, yang terdiri dari kangkung, daun ketela, dan terung hutan seperti jadi peneguh bahwa saat ini anda sedang berada di Kalimantan, pulau eksotik yang kaya akan hasil bumi.

Untuk mencicipi ikan bakar lengkap dengan lalapan dan minuman, anda akan menghabiskan uang sebanyak Rp. 35.000,00. Harga tersebut tergolong standar untuk ukuran Kota Palangkaraya. Sehabis menikmati segarnya ikan bakar Sungai Kahayan, anda bisa berjalan-jalan di pusat oleh-oleh yang berada di dekat warung Al Mu’minun.

Alamat : Darmo Sugondo, 5, Palangkaraya, 73111, Pahandut, Palangka Raya City, Central Kalimantan 74874

Buka

07.00-21.00

Source Pegimakan.id Kompasiana
Comments
Loading...