pegimakan.id

Menikmati Nasi Sela Spesial Khas Pulau Dewata Bali

Bali merupakan tempat objekwisata dan wisata kuliner yang popularitasnya sudah mendunia. Mempesonanya Bali tak akan pernah cukup hanya dengan menikmati wisata alamnya saja, baik yang berupa pantai ataupun keindahan budayanya.

Nah, salah satu Kabupaten wisata yang ada di Bali adalah Kabupaten Karangasem yang menyajikan hidangan khas Kabupaten Karangasem salah satunya Nasi Sela.

Nasi Sela biasanya dicampur dengan jukut (sayur) bejek, ada grago (udang kecil), kacang tanah, bumu kalas (santan, daging, dan basa gede), sambal bongkot, dan ayam betutu suwir, lalu disajikan dengan sambal matah yang sudah pasti bikin ketagihan.

Sejarah Nasi Sela yang berasal dari Karangasem ini cukup unik karena masakan sederhana ini muncul pada tahun 1970-an ketika daerah tersebut mengalami kesulitan ekonomi.

Masyarakat setempat mencampurkan cacahan Sela (ketela) dan ubi jalar untuk mensuplemen kekurangan nasi di tengah masa krisis, dan hingga kini bertahan sebagai makanan khas Bali bagian timur. Nasi Sela sempet populer dan menjadi makanan pokok masyarakat setempat karena pada saat itu beras sangat langka di Bali, hal tersebut menyebabkan sela (ketela/ubi) menjadi alternatif bahan campuran nasi, gaplek atau bahan makanan lain untuk menambah volume.

Seiring berkembangnya jaman, Nasi Sela yang mulanya merupakan makanan pertahanan di masa krisis, menjadi hidangan yang begitu menggugah selera. Banyak wisatawan yang gemar makan Nasi Sela ini. Nasi Sela memiliki kandungan gizi yang lebih baik dari pada sekedar nasi putih biasa. Harga nasinya sendiri hanya berharga Rp. 3.000 per bungkusnya. Untuk sate berkisar Rp. 5.000.

Salah satu yang masih melestarikan nasi sela adalah Nengah Sukerti. Mantan anggota DPRD Karangasem ini telah menjalani bisnis nasi sela selama kurang lebih 15 tahun. Ia sangat gencar mempromosikan nasi sela kepada kalangan wisatawan mancanegara. Menurutnya rasa nasi sela tak kalah dengan makanan kelas atas lainnya.

Selain kuliner yang mendukung, tempat ini juga memiliki udara yang cukup sejuk dan pemandangan yang cukup hijau karena masih banyak sawah di tempat ini. Mayoritas kuliner nasi sela di tempat ini juga disajikan dengan cara lesehan.

Lokasi Penjual nasi sela terdapat di sepanjang jalan di Desa Sangeh. Biasanya penjual nasi sela buka dari jam 10.00 sampai jam 22.00 wita.

Source Pegi Makan Nasi Sela
Comments
Loading...