pegimakan.id

Pecel Pitik Kuliner Lezat Khas Banyuwangi yang Mulai Langka

Makanan satu ini merupakan salah satu makanan tradisional yang sering disajikan pada acara adat suku osing di Banyuwangi, Jawa Timur. Namanya adalah Pecel Pitik. Namun sangat berbeda jauh dengan nasi pecel pada umumnya. Karena Pecel Pitik tidak berupa bumbu pecel dari adonan kacang tanah saja. Makanan ini tak disajikan di warung-warung. Biasanya, Pecel Pitik hanya disajikan oleh warga di desa adat Kemiren ketika menjelang ritual adat seperti bersih desa atau acara syukuran saja.

Pecel Pitik ini memang banyak dicari wisatawan yang berlibur ke Kabupaten Banyuwangi di Jawa Timur. Meski tidak bisa membeli di warung, Anda memiliki kesempatan mencicipi kuliner khas warga suku osing itu. Caranya mudah, Anda bisa memesan khusus ke warga Kemiren untuk membuatkannya. Pecel Pitik adalah salah satu makanan tradisional yang terbuat bahan dasar daging ayam dan dimasak secara khusus dengan bumbu yang khas.

Bagi masyarakat suku osing di sana, Pecel Pitik ini merupakan makanan yang dianggap sakral karena hanya disajikan pada acara-acara adat tertentu seperti hajatan, selamatan, dan bersih desa. Untuk membuatnya pun dilakukan dengan cara khusus dan ada beberapa pantangan yang tidak boleh dilanggar saat memasaknya. Makanan ini telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi salah satu menu special bagi masyarakat osing.

Selain sifatnya yang sakral, makanan ini juga merupakan makanan yang sangat unik karena dalam penyajiannya terdapat campuran parutan kelapa, bumbu kacang dan bumbu pedas sehingga menghasilkan rasa yang sangat khas. Selain itu daging ayam yang digunakan merupakan daging ayam yang masih muda berumur sekitar 7-8 bulan, sehingga memiliki tekstur daging yang lebih empuk.

Pecel Pitik sendiri sangat mudah dibuat. Proses pembuatan bumbu Pecel Pitik berupa racikan cabe rawit, lombok merah (besar), gula, kemiri, trasi, kacang tanah (untuk campuran kemiri). Setelah bumbu jadi dalam satu adonan, selanjutnya akan dicampur dengan parutan kelapa hingga menjadi urap-urap. Daging ayam dibersihkan terlebih dahulu lalu dipanggang secara utuh. Pemanggangan daging ayam ini biasanya dilakukan secara tradisional dengan menggunakan tungku dan kayu bakar.

Ayam yang sudah matang tadi disuwir kecil-kecil dan diaduk atau dicampur dengan parutan kelapa yang sudah tercampur bumbu. Pecel Pitik ini biasanya disajikan bersama dengan nasi tumpeng, sambal dan beberapa sayuran rebus. Untuk acara adat, Pecel Pitik ini biasanya dimakan secara bersama-sama. Sebelum disantap, makanan ini didoakan terlebih dahulu sabagai bagian dari ritual.

Mengenai rasa, tak diragukan lagi tingkat kepedasannya. Biasanya, pengunjung dari luar kota atau luar negeri sampai gobyos (bercucuran keringat) ketika menyantap Pecel Pitik. Namun rasa manis dan gurih dari urap-urap semakin mempertajam cita rasa masakan khas Banyuwangi tersebut. Selain itu, tekstur dagingnya yang lembut dan empuk menambah kelezatan pada masakan Pecel Pitik ini. Jadi bila anda sudah di Banyuwangi anda harus mencicipi menu masakan ciri khas dari suku osing yang sangat lezat ini.

Source Pegimakan.id Trevelkompas
Comments
Loading...