pegimakan.id

Rebeg H Naswi Kuliner Khas Banten Di Kota Cilegon

Rabeg . Setiap daerah di Indonesia pasti memiliki makanan khas dari daerahnya masing-masing. Banten merupakan salah satu provinsi di Indonesia juga memiliki makanan khas loh. Untuk warga Banten khususnya kota Cilegon pasti sudah tidak asing lagi dong dengan yang namanya rabeg, tapi bagaimana dengan kalian yang dari luar Banten?

Mungkin masih banyak dari kalian yang tinggal di luar Banten belum mengenal makanan ini. Rabeg merupakan makanan khas Banten yang menggunakan bahan baku dari daging kambing. Dari mulai daging kambing, jeroan, hingga tulangnya bisa diolah menjadi rabeg juga loh. Pada umumnya rabeg menggunakan jeroan kambing, seperti hati, babat, usus, paru, dan jantung. Rabeg hampir mirip dengan gulai dan tongseng hanya saja rabeg tidak menggunakan santan. Oleh karena itu, Rabeg juga bisa menjadi alternatif bagi kalian yang tidak suka masakan bersantan atau ingin menikmati olahan kambing yang lebih ringan. Rabeg sangat cocok loh untuk dimakan dengan nasi, apalagi nasi uduk teman-teman. Yummy!!

Bertempat di Jalan Mayor Syafe’i No. 30, Serang, Banten, Jawa Barat. RM Rabeg khas Serang H. Naswi (Magersari), ternyata sudah melestarikan salah satu hidangan istimewa Kesultanan Banten selama lebih dari 40 tahun.

Ciri khas dari usaha kuliner yang telah berlangsung selama tiga generasi ini adalah hidangan Rabeg yang tidak bau prengus dan alot. Yakni mengolah jeroan dengan mencucinya hingga bersih dan merebusnya di atas api yang besar dengan campuran daun salam dan lengkuas yang sudah dirajang.

Usaha kuliner Rabeg khas Serang, Banten ini pertama kali dirintis oleh Hj. Jenah pada 1975 di emperan kaki lima Jalan TB Buang, Serang Banten. Mengingat Rabeg merupakan menu khas Banten yang memiliki nilai sejarah, maka usaha kuliner Hj. Jenah selalu dipadati pembeli setiap hari.

Hingga pada tahun 1982, dibantu anak lelakinya, H. Naswi, Hj. Jenah memindahkan usahanya ke lingkungan Pasar Rau Serang agar lebih mudah meraup konsumen yang lebih banyak.

Sejak Hj, Jenah dan H. Naswi tiada, tahun 2007 hingga kini, usaha Rabeg dikeloa Aulia Rohman selaku anak kandung H. Naswi. Aulia mengaku bahwa keahliannya memasak yang diturunkan oleh ayah dan neneknya merupakan amanat yang harus dipatuhi, sehingga Aulia tidak mengubah sedikitpun bahan utama dan cara pembuatan Rabeg agar ciri khas Rabeg buatan ayah dan neneknya tetap sama seperti yang pertama kali diperkenalkan ke masyarakat Banten.

Sumber Info : www.bantenin.com

pegimakan.id
Comments
Loading...