pegimakan.id

Mantapnya Menikmati Sate Komo Khas Pasuruan Jawa Timr

0 11

Sate Komoh adalah Sate dari daging sapi berukuran besar. Sebetulnya mirip empal berbumbu basah yang diakhiri dengan membakarnya sebentar di atas bara arang. Sate komoh adalah sajian khas Pasuruan dan sekitarnya. Biasanya, saya makan sate komoh sebagai lauk nasi campur.

Para pemburu kuliner harus mencicipi sate komo saat singgah di Pasuruan, Jawa Timur. Kenapa? Sate berukuran jumbo ini tak akan ditemui di daerah lain.

Pemburu kuliner bisa mendapatkan sate komo di warung-warung nasi yang ada, khususnya warung nasi rawon. Ya, sate jumbo ini paling pas dinikmati dengan nasi rawon, meski sejumlah orang juga menikmati bersama nasi campur dan pecel.

Seperti sate pada umumnya, sate komo juga berbahan daging, ditusuk dan juga dipanggang. Yang membedakan, dengan sate biasa yakni potongan dagingnya jauh lebih besar, bisa mencapai 6-8 kali lebih besar dari potongan daging sate biasa.

Bukan hanya itu, sate komo tak ‘pantas’ atau tak pernah dinikmati dengan sambal kacang layaknya sate biasa. Meski demikian, sate ini terasa sangat lezat karena dilapisi dengan bumbu lengkap (jangkep) sebelum dibakar.

Meski dagingnya besar, dijamin sangat empuk digigit dan lembut di lidah. Rasanya? Dijamin membuat penggila kuliner ketagihan.

“Sate ini dibuat dengan tiga tahapan. Sebelum dibakar dan disajikan, daging dipotong ukuran besar kemudian dimasak sampai benar-benar empuk. Setelah itu diberi bumbu jangkep (lengkap). Saat disajikan, hanya dibakar sebentar agar hangat dan menguatkan rasa,” kata Aisyah, pemilik Warung Sakinah, di Jalan Kartini, Kota Pasuruan, yang menjual sate komo, Jumat (27/10/2017).

Aisyah menuturkan, soal rasa, sate komo memang sangat lezat karena bumbu harus dipastikan meresap ke daging sebelum dibakar. “Proses itu (meresapkan bumbu ke daging) itu yang paling lama. Jadi, sate yang dijual hari ini, diproses sejak sehari sebelumnya,” ungkapnya.

Di warung yang sudah menjual nasi rawon dan sate komo sejak 40 tahun silam ini, setiap hari menghabiskan 50 kg daging sapi untuk sate komo. Warung milik Aisyah memang tak pernah sepi dari pemburu kuliner sate komo.

Salah satu pengunjung, Intan Marta, mengatakan perpaduan nasi rawon dan sate komo di warung tersebut sangat pas.

“Kalau ingin sate komo ya saya ke sini. Enak sekali, dagingnya empuk dan bumbunya terasa. Rawonnya juga enak,” kata pengawai salah satu bank di Kota Pasuruan ini.

Meski di warung-warung nasi rawon lain juga menyediakan sate komo, ia memilih warung tersebut. “Ya sejak awal ke sini, jadi sudah langganan,” tuturnya.

Selain di Kota Pasuruan, kuliner sate komo juga bisa ditemui Bangil, Nguling, Rejoso dan wilayah pantura Pasuruan lainnya. (fat/fat)

Source pegimakan.id resepmasakantradisionalindo.blogspot.co.id
Comments
Loading...