pegimakan.id

Warung Kopi Tung Tau, Berdiri Sejak 1938 Di Bangka Belitung

Provinsi Bangka-Belitung sudah terkenal dengan budaya minum kopinya. Nggak heran di masing-masing provinsi ini menjamur warung kopi dengan kekhasannya masing-masing. Di Bangka, tepatnya Pangkal Pinang, warung kopi legendaris paling terkenal dan tertua adalah Warung Kopi Tung Tau. Warung kopi yang namanya berasal dari pendirinya Fung Tung Tau ini sudah berdiri sejak 1938 dan kini cabangnya sudah memenuhi hampir seluruh kota Pangkal Pinang. Warung Kopi Tung Tau tidak hanya terkenal dengan kopi-nya namun juga diklaim sebagai kedai roti panggang tertua di Bangka yang kini sudah memiliki empat cabang di Bangka dan buka 24 jam wuih!

Lokasi kedai aslinya ada di Jalan Muhidin No. 87, Sungailiat, cukup jauh dari Pangkal Pinang tempat saya menginap. Untungnya setelah browsing, salah satu cabang mereka ada di sekitar hotel tempat saya menginap, tepatnya di Jalan Soekarno-Hatta No. 28 dan kebetulan hanya 5 menit jalan kaki dari hotel yippie! Kesan pertama memasuki warung kopi ini adalah antik dan sederhana (malah kata pelayannya yang di kedai aslinya lebih kuno dari yang disini). Area warung kopinya cukup luas dengan kursi-kursi kayu sederhana dan tanpa pendingin udara. Namun tidak mengurangi kenyamanan pengunjung sama sekali, karena kebetulan mereka punya jendela yang dibiarkan terbuka lebar, jadi di malam atau siang hari pun semilir angin langsung membuat nyaman warung kopi ini.

Menu special yang disajikan disini sudah pasti kopi dan roti panggang. Kopi yang wajib coba adalah Kopi’O. Kopi di Warung Tung Tau ini menggunakan kopi Robusta dari Lampung, pahit namun tidak asam. Sementara roti panggangnya cukup beragam, mulai dari roti panggang telur, srikaya, kacang wijen, dll yang serunya disini semua selainya homemade lho! Selain kopi dan roti panggang tersedia juga pantiaw (sejenis mie beras mirip kwetiaw), nasi goreng, mie goreng, bahkan gado-gado hihihi…

Kopi Tarik – 6K
Berhubung saya bukan penyuka kopi pahit, jadi saya mencoba versi lain dari Kopi’O mereka, Kopi Tarik. Ini merupakan perpaduan kopi dan teh Tarik sepertinya, karena pas dicoba ada sedikit rasa dan aroma teh dipadu dengan pahitnya kopi setelah meluncur melewati tenggorokan. Komposisinya sih pas. Saya suka sekali kopi tarik ini.

Teh Tarik – 10K
Lucunya disini, kopi disajikan di gelas bening agak tinggi sementara Teh Tarik justru disajikan dengan cangkir. Teh Tarik disini malah lebih dominan rasa susu disbanding tehnya. Menurut saya malah lebih seperti kopi susu rasanya hihihi…

Roti Panggang Kacan Wijen – 14K
Ini favorit saya banget! Roti yang digunakan disini bukan sembarang roti lho, mereka membuat sendiri rotinya dan disebut “roti bantal”. Kenapa bantal? Karena alsi bentuknya memang seperti bantal, bukan roti lembaran. Jadi, roti tersebut dibelah dua dan diisi dengan selai kemudian dipanggang di atas panggangan kayu bakar. Teksturnya lembut banget dan kacang wijennya juga legit dan manisnya pas. Sumpah nagih banget!

Otak-otak – 12,5K isi 5 pcs
Kemanapun saya singgah di Bangka, pasti ada otak-otak tersedia hahaha…nggak lengkap rasanya nyemil tanpa cemilan yang sangat familiar di kota ini. Di Warung Tung Tau, otak-otak yang mereka sajikan juga lumayan enak. Kenyal dan gurihnya ikan tenggiri sangat terasa. Dan pastinya tetap murah-meriah!

Overall, menikmati malam ditemani secangkir kopi dan roti panggang khas Bangka disini sambil ngobrol dengan teman-teman dekat merupakan salah satu momen terbaik dalam hidup saya. Selain makanan dan minumannya yang enak, harganya pun murah sekali. Secangkir Kopi’O saja dapat dinikmati seharga 6 ribu saja, range minuman disini berkisar antara Rp6,000 – 15,000. Sementara untuk roti panggang dan makanan lain berkisar antara Rp12,000 – 30,000s saja. FYI, Bangka di tengah malam itu sepi banget, jaaaauh beda dengan coffee shop di Jakarta yang hingar bingar. Jadi, pastikan kamu mencoba warung kopi di Bangka saat malam hari dan rasakan damainya kota kecil ini.
Warung Kopi Tung Tau
Alamat: Jl. Muhidin No. 87, Sungailiat Bangka. Telp (0719)92519

Source pegi Makan Kopi Tung Tau
Comments
Loading...