pegimakan.id

Warung Nasi Kuning Bu Haji, Kuliner Palangkaraya

Sarapan di Indonesia di warnai dengan bermacam-macam pilihan kuliner yang dapat disantap untuk memulai aktivitas di pagi hari.

Nasi kuning menjadi salah satu makanan favorit orang Indonesia yang cocok dicicipi untuk sarapan pagi. Wangi kunyit yang harum dengan warna kuning penggugah selera di kombinasikan dengan nasi yang lembut dengan rempah-rempah dan toping-toping pendamping membuat sarapan pagi hari selalu dinantikan.

Nasi kuning memang tidak mempunyai paten di Indonesia itu sebabnya berbagai daerah di Indonesia seperti berlomba-lomba mengolah nasi kuning paling enak dengan menggunakan bahan-bahan yang terdapat di daerahnya. Tetapi bagi penulis Nasi kuning terenak terdapat di sebuah kota kecil di bumi Khatulistiwa yaitu palangka Raya.

Bumbu nasi kuning sebenarnya tidak terlalu ribet, bahan pokoknyahanya terdiri dari santan, kunyit, dan beras saja tetapi tetap saja rasanya sangat berbeda dengan nasi kuning yang ada di kota-kota besar seperti Jakarta atau Medan.

Apabila berada di kota Palangka Raya arahkanlah kendaraan ke pasar kahayan yaitu pasar terbesar di kota tersebut, di seberang pasar pada pagi hari sudah terlihat jejeran mobil dan motor berbaris rapi di depan sebuah kedai nasi kuning kuning yang sangat sederhana, bernama warung bu Haji.

Disebelahnya terdapat toko pancing dan toko-toko bangunan dan rumah makan lainnya, tetapi bintangnya ya adalah warung nasi kuning itu. Warungnya sendiri sudah berdiri sejak berpuluh-puluh tahun tetapi bagi para pelanggannya originalitas rasanya tidak pernah berubah, walau kadang harganya sedikit-demi sedikit naik mengikuti harga bahan pokok yang juga semakin naik.

Tidak terdapat ornamen-ornamen cantik menghiasi warung tersebut, hanya sebuah warung yang sebagian besar terbuat dari kayu, di depan warungnya saat sudah waktunya buka terletak sebuah lemari makan kaca sederhana yang diletakkan di atas meja, bagaikan etalase toko di dalamnya terhias beberapa macam lauk pauk , kuah sayur, dan kuah sambal, sedangkan nasinya sendiri diletakkan di dalam sebuah baskom nasi berukuran besar yang mampu menyuguhkan ratusan piring untuk pelanggan.

Memakan nasi kuning tentu tidak lengkap apabila tidak disertai dengan lauk , warung itu sendiri menyediakan varian lauk yang dapat dipilih, seperti ayam, telor rebus, atau ikan gabus. Mungkin yang terakhir ini jarang sekali kita dengar tetapi ikan gabus adalah ikan yang cukup banyak didapatkan di kalimantan Tengah dan telah menjadi salah satu asupan protein bagi para penduduk dikarenakan harganya yang murah dan juga dapat dipancing di parit atau rawa yang banyak tersebar di Palangka Raya.

Di beberapa warung makan di kota Palangka Raya memang banyak menjual nasi kuning sebagai menu utamanya plus dengan varian toping-toping makanan yang bervariasi seperti orek, kuah sayur, atau kerupuk . sedangkan di warung bu haji sendiri hanya lauk dan kuah sajalah yang melengkapi nasi kuningnya tetapi entah mengapa rasanya tetap jauh lebih enak dari warung makan yang lain. Setelah lauk diletakkan di atas nasi kuning maka akan disiram dengan kuah saos sambal yang rasanya pedas manis, setelah itu nasi kuning siap dihidangkan.

Nasi kuning yang masih panas ditambah dengan bau kunyit yang harum menambah nafsu makan menjadi naik, setelah di suap rasa lemak nasi yang dimasak dengan santan selain mengenyangkan tetapi juga membuat gurih nasi itu sendiri. Kuah sambalnya yang pedas manis pun sangat cocok dimakan dengan nasi kuning.Apalagi ditambah dengan lauk ikan gabus yang manis dan tidak berasa amis, rasanya masakan hotel bintang berapapun tidak dapat mengalahkan lezatnya nasi kuning di warung nasi kuning bu Haji tersebut.

Source Pegimakan.id Kompasiana
Comments
Loading...