Es Air Mata Pengantin,Makanan Unik Di Pekanbaru Riau

Pasar Ramadhan yang digelar di Taman Olahraga Chevron di areal kampus Politeknik Caltex Riau (PCR) Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Senin petang ramai dikunjungi warga bahkan pedagang yang menjual air mata pengantin kewalahan melayani pembeli.

Air mata pengantin adalah nama minuman berbahan dasar agar-agar yang diparut kemudian dicampur selasih dan air gula. Bentuk selasih seperti butiran ditambah racikan agar-agar warna warni inilah yang disebut sebagai air mata pengantin. “Ini minuman yang menyegarkan. Namanya juga bagus dan memang dari dulu namanya air mata pengantin,” kata Zuraida (54) salah seorang penjual minuman di Pasar Ramadan Rumbai.Ia mengatakan mulai menggelar dagangan untuk berbuka puasa sekitar jam 14.30 WIB dan banyak warga yang singgah di tempatnya   untuk membeli minuman air mata pengantin.

Ia mengatakan, banyak warga membeli minuman itu karena cuaca Pekanbaru yang panas, sehingga meereka memerlukan minuman yang segar untuk berbuka puasa. “Ini minuman khas Melayu, selain alami juga menyegarkan setelah seharian berpuasa,” kata Zuraida. Satu bungkus minuman tersebut dijual Rp5.000.

Sementara itu seorang pembeli Yusuf Monek mengatakan tertarik  membeli air mata pengantin untuk penghilang dahaga saat berbuka nanti. “Dari namanya saja sudah unik apalagi rasanya. Tiap belanja untuk buka saya selalu ke pasar Ramadan sebab banyak juadah khas Melayu yang dijual di sini,” katanya. Pasar Ramadan di halaman kampus PCR itu diasakan atas kerja sama PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Umban Sari Rumbai.

Terdapat 140 pedagang yang umumnya berasal dari warga di Kelurahan Umban Sari yang menggelar dagangannya baik makanan ataupun minuman. “Telah delapan tahun kegiatan Pasar Ramadan ini kami gelar dan akan berlangsung selama 27 hari mulai hari pertama Ramadhan hingga tiga hari menjelang Idulfitri,” kata Manager Communication and Media Relations (CMR) CPI Hanafi Kadir.

Source Pegi Makan Es Air Mata Pengantin
Comments
Loading...