4 Tempat Kuliner di Manado Jadi Pilihan

Berbicara tentang Manado, memang tidak akan ada habisnya, terlebih dengan wisata kulinernya. Berikut empat tempat kuliner yang wajib dikunjungi oleh pegimakan lovers

Rumah Makan Bakar Rica Komo

 

Berlokasi di Komo Luar, Kecamatan Tikala, Bakar Rica selalu ramai dikunjungi. Ketika tiba di restoran, pengunjung terlebih dahulu memesan makanan sembari memilih ikan- ikan segar yang diinginkan untuk dinikmati.

Daging-daging ikan renyah, dipadukan dengan bumbu bakar yang gurih. Tak lengkap rasanya tanpa dabu-dabu. Anda bisa menikmati dabu-dabu sepuas mungkin. Ada semangkok besar dabu-dabu yang akan menemani ikan bakar Anda.

Selain dabu-dabu, ada manisan mentimun dan rica bakar. Tergantung selera Anda mau menyantapnya dengan apa. Dabu-dabu di Bakar Rica ini memang beda; sangat khas dan nikmat. Dengan sensasi rasa asam tomat hijau, begitu nikmat di lidah. Jika memang penyuka dabu-dabu, istimewanya di tempat ini Anda bisa makan dabu-dabu sepuasnya

Rumah Makan Dabu-dabu Lemong

Rumah makan Dabu-dabu Lemong memang tidak berada di pusat kota Manado. Rumah makan ini berada di Jalan Boulevard Dua tepat di ruas jalan tepi laut. Rumah makan ini bukan bangunan megah, melainkan seperti pondok.

Di sini juga menyediakan berbagai jenis ikan laut yang masih segar karena lokasinya berada di sekitar perkampungan nelayan kota Manado. Tindarung atau ikan Marlin bakar menjadi andalan rumah makan ini. Teknik bakar yang pas membuat daging ikan yang sudah dimarinasi terlebih dahulu terasa semakin gurih. Belum lagi ditambah dengan dabu-dabu iris plus lemon yang semakin menambah cita rasa ikan bakar yang dipesan. Rumah makan ini buka mulai pukul 11.00 Wita. Untuk harga, dimulai dari Rp 30 ribu untuk ikan Tindarung, sedangkan untuk ikan goropa dan cumi tergantung besaran

Rumah Makan Ocean 27 Malalayang

Rumah makan pinggir laut ini menyajikan ikan bakar dengan bumbu lezat meresap hingga ke dalam. Apalagi bagian kepala yang memang menjadi andalan rumah makan ini. Tekstur daging yang dibakar lembut, dengan cita rasa bumbu khas Minahasa yang menggoda selera. Akan semakin nikmat jika dipadu dengan rica bakar atau dabu-dabu, sambal khas Manado.

Selain ikan bakar, ada menu kuah asam. Kuah ini dipadukan dengan ikan laut. Rasanya nikmat, bumbu-bumbunya sangat terasa. Apalagi porsinya jumbo, bisa dinikmati dua sampai tiga orang. Ada pula menu woku belanga, olahan khas Minahasa. Menu ini bisa menjadi pilihan nikmat lainnya di antara lezatnya menu-menu di rumah makan ini. Paket kepala mulai dari Rp. 40.000,- sd. Rp. 80.000,-, tergantung ukuran.

Warung Makan Afisha

Warung makan Afisha terletak di Pasar Bersehati Manado. Kelezatannya sudah terkenal di Bumi Nyiur Melambai ini, bahkan sampai keluar provinsi seperti Surabaya, Jogja, Jakarta, Pekanbaru, dan Singapura. Bagi pencinta kuliner, jangan pernah menyombongkan diri kalau belum pernah datang ke Afisha.

Meskipun dari penampilannya tampak sederhana, hanya menggunakan tenda dan kursi-kursi plastik serta memanfaatkan satu bagian di Pasar Bersehati, namun soal rasa tiada duanya. Mereka menyajikan berbagai ikan mulai dari layar, kerapu, kakap, cumi-cumi, baronang, tuna, mujair.

Saat mencicipi ikan layar atau sebutan di Manado tindarung bakar, kenikmatan ikan tersebut memang tiada duanya. Apalagi disajikan panas-panas, karena ketika selesai dibakar langsung disajikan. Aroma dari arang tempurung semakin menambah selera makan, sehingga ingin segera mungkin menikmatinya.

Sumber :http://manado.tribunnews.com/

pegimakan.id

 

Comments
Loading...