Agneya: Bebek Betutu dan Sate Maranggi Autentik​ dengan Sentuhan Modern​​

Restoran Indonesia ini baru dibuka pertengahan November 2017. Menu-menunya autentik Indonesia dengan nilai istimewa di dalamnya. Termasuk bebek betutu dan sate maranggi yang jadi favorit. Di kawasan Wijaya ada restoran Indonesia yang baru dibuka. Bernama Agneya, restoran yang berarti “Forged in Fire” ini menyajikan menu-menu Indonesia autentik dalam konsep berbeda.

Yang dimaksud fun chef Chris adalah ia tidak menutup kemungkinan memakai bahan-bahan premium pada masakan Indonesia di restorannya seperti wagyu, salmon atau lobster. “Makanan Indonesia nggak melulu harus pakai bahan lokal. Bisa dipadukan bahan makanan lain dari luar negeri supaya nggak close-minded. Kita nggak ubah resep, tapi kita mungkin mengubah pemakaian bahan jadi lebih premium,” lanjut Chef. Dari deretan menu pembuka, Soun Bunglon Udang (Rp 86.000) amat menarik perhatian. Disajikan dalam mangkuk kaca, isiannya ada soun warna ungu, potongan udang, gerusan kacang tanah, irisan mangga dan mentimun serta garnish daun kemangi.

Disebut bunglon karena soun berbahan bunga telang ini berubah warna jadi sedikit pink saat dituangi dressing jeruk nipis dan asam Jawa. Menciptakan sensasi menyenangkan saat meraciknya. Soal rasa, menu ini memang pas jadi menu pembuka karena mampu menyegarkan mulut dengan rasa asam segar yang dominan. Kalau mau ngemil sebelum makan, cobalah Jagung Goreng Keriting (Rp 48.000) yang unik. Lembaran jagung dengan pipilan utuh digoreng hingga garing. Diisajikan dengan bawang putih goreng, bubuk cabai dan sedikit cacahan daun jeruk. Signature Gado-gado (Rp 72.000).

Uniknya gado-gado juga ditambahkan potongan ubi manis yang juga dipanggang di tempat. Kehadiran ubi memberi sensasi empuk manis dalam gado-gado. Pelengkap lainnya berupa potongan telur rebus dan emping renyah gurih. Betutu ada pada kategori “Highly Recommended” dengan pilihan bebek atau ayam. Bebek Sawah Betutu (Rp 198.000) berupa seekor bebek utuh yang dibakar selama kurang lebih 5 jam dalam balutan daun pisang. Aroma gurihnya harum karena bebek dipanggang memakai bara api dari pohon kelapa dan kayu bakar.

Tekstur nasinya empuk tapi tak terlalu pulen dengan isian daging ayam. Ada juga telur mata sapi yang melengkapi nasi. Makin sedap karena ada tambahan acar segar dan kerupuk. Yang juga sayang dilewatkan adalah Sate Maranggi Ayam (Rp 112.000). Pencinta sate dijamin puas karena ukuran sate ini jumbo. Potongan dagingnya besar-besar dan disusun dalam tusukan kayu yang panjang. Tercecap rasa ketumbar dan jinten pada potongan ayam yang empuk juicy ini. Dicocol sambal kacang yang kental manis, rasa sate ini makin enak!.

Gambar terkait

Pisang Bakar (Rp 72.000) yang menggoda selera. Tak seperti pisang bakar biasa, tampilan menu ini mirip banana split meriah. Ada pelengkap coconut flake, semprong, potongan roti tawar, gerusan kacang tanah, parutan keju, meisjes, saus cokelat dan setangkai cherry.  Nyamm! Pisang bakar terasa manis kenyal. Dipadu es puter bercita rasa kelapa, rasanya makin mantap.

Agneya Restaurant
Jalan Wijaya IX No.23, RT.2/RW.5, Melawai, Kebayoran Baru, RT.1/RW.5, Melawai, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12160.
Source https://food.detik.com https://food.detik.com/makan-siang-bareng-detikfood/d-3826661/agneya-bebek-betutu-dan-sate-maranggi-autentik-dengan-sentuhan-modern
Comments
Loading...