Bagar Hiu, Hidangan Kuliner Favorit Khas Masyarakat Bengkulu

Bagar hiu dan tempoyak atau sambal berbahan durian fermentasi menjadi favorit warga Kota Bengkulu sebagai hidangan berbuka puasa. Banyak yang beli tempoyak dan bagar hiu karena makanan ini memang enak dan sesuai lidah masyarakat Bengkulu.

Gulai tempoyak dapat dipadu dengan berbagai bahan seperti ikan nila, ikan mas hingga udang.

Sedangkan bagar hiu, merupakan gulai berbahan dasar anak ikan hiu yang dimasak sedemikian rupa dan cukup jarang ditemui di rumah-rumah makan di daerah itu.

Secara fisik, gulai bagar hiu mirip dengan rendang tapi kuah bagar hiu tidak menggunakan santan yang menjadi salah satu bahan utama membuat rendang, melainkan terbuat dari kelapa yang disangrai. Sayur tumis pare dicampur udang-udang kecil menjadi tambahan menu untuk menambah nafsu makan.

Rumah Makan Bengkulu milik Wehelmi Ade Tarigan kini hadir kembali. Siap memanjakan pencinta kuliner khas Bengkulu, juga masyarakat lainnya, peresmian berlangsung di rumah makan yang berlokasi di Jalan P. Tendean No. 26 KM 6,5.

Wehelmi yang akrab disapa Ade menuturkan,  keunikan Rumah Makan Bengkulu ini chef-nya

asli orang Bengkulu. Yaitu Ema, Kasma Boti dan Dina. Mereka ahlinya menyajikan menu unggulan seperti bagar hiu, rendang lokan, tempoyak ikan patin, rebung asam undak liling, pendap, lemah, gulai kemba’ang, gado-gado, gulai sapi, gulai kambing, gulai bereku dan lain-lain.

Alhamdulillah kami membuka kembali Rumah Makan Bengkulu yang sebelumnya sempat off. Karena memang tempatnya kami maksimalkan untuk melayani resepsi pernikahan. Rumah makan ini kembali dibuka, mengingat permintaan dan animo penyuka hidangan khas Bengkulu cukup tinggi. Banyak orang dari luar Bengkulu yang ingin mencicip kuliner Bengkulu,” tutur wanita yang sempat berkiprah sebagai politisi itu.

Beberapa makanan yang sempat RB cicipi adalah ikan beleger yaitu ikan kecil dimasak dengan bumbu pedas kering, ikan asam padeh (ikan dimasak dengan kuah asam pedis/pedas), bagar hiu (ikan hiu dimasak dengan gulai khas, sangat lembut, tidak berbau amis, dan lezat!), sayur umbi keladi, sayur buah kelor, (semua dimasak dengan gulai panas), pendap (pepes ikan dengan daun keladi yang tebal, serta tempoyak yang rasanya manis, asam, pedas. Enak sekali.

Semua masakan khas Bengkulu wajib dicoba. Unik dan berbumbu berani, mirip dengan masakan Sumatera lainnya, tetapi ada rasa manis. Terutama di sambal tempoyak. Saat kami berada di Rumah Makan Bengkulu, tampak Wakil Walikota Ir. Patriana Sosialinda bersama rekan-rekannya  menyantap menu bagar hiu.

Source pegimakan harianrakyatbengkulu

Leave A Reply

Your email address will not be published.