Bernostalgia dengan Kopi di Eva Coffee House Semarang

Bernostalgia dengan Kopi di Eva Coffee House

Identik dengan namanya, restoran ini terkenal dengan kopinya. Kopi yang dihidangkan dipetik dari kebun seluas 3 hektar milik pribadi yang berada di sekitar restoran ini. Sejak didirikan pada tahun 1958, Pak Tjip (Michael Tjiptomartojo), sudah menanam kopi dan mengolahnya sendiri menjadi minuman kopi yang siap disajikan bagi para pelanggan setia Kopi Eva ini.

Restauran ini terletak di jalur lintas Yogya – Semarang, tepatnya di daerah Bedono Ambarawa. Karena posisinya yang cukup strategis, yaitu tepat di tikungan, tempat ini menjadi pilihan bagi para pelancong dari dan menuju Borobudur, Magelang, atau Jogja untuk singgah dan melepas lelah sembari menikmati hidangan-hidangan yang ada beserta pemandangan kota Ambarawa dari ketinggian.

Pada awal berdirinya Kopi Eva sampai sekitar tahun 1980, restoran ini sangat terkenal di kalangan para pejabat baik daerah maupun pusat. Mereka yang kebetulan melewati jalur lintas Jogja – Semarang ini menyempatkan diri untuk singgah sejenak di restauran yang menawarkan kopi khas disertai dengan berbagai jenis masakan lainnya. Yang menjadi daya tarik bagi para pejabat ini tidak lain adalah sang pemilik, yaitu Pak Tjip yang merupakan veteran Tentara Rakyat Mataram.

Karena prestasinya dalam perjuangan kemerdekaan, terutama dalam perang di Jambu dan Ambarawa melawan Sekutu pasca kemerdekaan, banyak pejabat yang segan dengan beliau dan menyempatkan diri untuk singgah sejenak di restoran Kopi Eva ini. Namun, disamping keberadaan beliau, cita rasa kopi Eva yang khas membuat para pecinta kopi ketagihan untuk kembali mencicipinya. Hal inilah yang selalu coba dipertahankan oleh sang pemilik. Beliau berpikir untuk tetap menjaga cita rasa kopi Eva sehingga ketika dahulu bersama orang tuanya seseorang mencicipi kopi Eva, sekarang ketika dia datang kembali bersama anaknya cita rasa yang dahulu pernah dirasakannya tidak berubah sedikitpun.

Selain menikmati rasa Kopi Eva yang khas, di restoran ini Anda juga dapat menikmati berbagai macam camilan khas kopi Eva seperti tahu goreng, lemper; atau makanan berat seperti lontong sambal goreng, soto, dan beraneka makanan nusantara lainnya. Satu makanan khas yang dapat Anda jumpai di sini adalah gudeg manggar. Sebagai salah satu makanan yang jarang dijumpai sekarang ini, gudeg manggar yang dapat Anda nikmati di restauran ini terasa sangat luar biasa. Bahkan, ahli kuliner ’Pak Bondan Winarno’ menobatkan gudeg manggar di Resto Kopi Eva ini ”Mak Nyusssssss”. Harga yang ditawarkan mulai Rp. 15.000.

Sembari menyantap semua hidangan yang tersedia, Anda juga dapat menikmati segarnya hawa dataran tinggi di Bedono, dengan pemandangan hijaunya kebun kopi di sekitarnya. Anda juga dapat menikmati pemandangan Kota Ambarawa dengan Rawa Pening di sekitarnya. Jika Anda ingin membawa Kopi Eva sebagai oleh-oleh, Anda dapat membeli kopi bubuk atau sirup kopi bersama Anda.

Source http://kuliner.panduanwisata.id http://kuliner.panduanwisata.id/indonesia/pulau-jawa/solo/semarang-jawa-tengah/bernostalgia-dengan-kopi-di-eva-coffee-house/
Comments
Loading...