Bolu Kemojo, Makanan Khas Pekanbaru Riau

Bolu Kemojo

Bila Anda bertandang ke Kota Pekanbaru, Riau sempatkanlah untuk membeli panganan sebagai oleh-oleh. Salah satu ikon kuliner tradisional melayu yang cocok dibawa sebagai buah tangan adalah Bolu Kemojo.

Selain enak, Bolu Kemojo cukup mudah ditemukan. Gerai oleh-oleh yang bertebaran di Kota Bertuah selalu menyediakan bolu lezat berbentuk bunga Kamboja ini. Salah satu tempat favorit Bolu Kemojo adalah Bolu Kemojo Al-Mahdi yang beralamat di jalan rajawali no 72D Pekanbaru,Riau.

Bagi warga Kota Pekanbaru, Bolu Kemojo Al-Mahdi ini sudah tak asing lagi. Bolu Kemojo ini sudah hadir sejak 15 tahun lalu. Gerai Bolu Kemojo Al-Mahdi ini dimiliki oleh pelopor pengembang Bolu Kemojo di Riau yakni Dinawati SAg.

Di Al-Mahdi ini, kita bisa membeli Kemojo lezat aneka rasa. Mulai dari rasa pandan, pandan spesial, durian, jagung dan cokelat. ”Kalau harga yang kecil kita variasi ada Rp 1.500, Rp 2500 dan Rp 3000. Kalau yang besar Rp 15 ribu sampai Rp 25 ribu. Rasa jagung dan durian itu Rp 20 ribu. Sementara untuk cokelat Rp 25 ribu.” Kata Dinawati.

Tak cuma Bolu Kemojo. Al-Mahdi juga menjual beragam makanan khas Riau lainnya. Mulai dari Bolu Cermai Al-Mahdi, Kue Bangkit Asli Riau, Dodol Kelapa Muda, Dodol Labu, Kerupuk Ikan Gurami Kampar, Kue Ikan Teri, dan Kerupuk Ikan Patin Kampar.

Dulu Bolu Kemojo hanya dikenal sebagai makanan Khas Melayu yang dihidangkan pada acara adat, pernikahan, kenduri dan lebaran.

Makanan berbentuk persegi lima ini dulunya juga hanya dapat dipesan ketika dibutuhkan kepada masyarakat melayu yang dapat membuatnya. Namun kini bolu kemojo bisa ditemukan setiap hari.

Kue bolu kemojo ini, merupakan pilihan yang tepat untuk oleh – oleh ketika mengunjungi Pekanbaru, dan juga bisa anda buat sendiri dirumah sebagai teman untuk minum teh atau kopi. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. Ciri Khas melayunya yang melekat dimana ia sangat lembut, sangat manis, rasa pandan saja tidak variasi lainnya, besigho (gulanya terbit dipermukaan) dan sangat lemak. “Lalu saya lakukan beberapa perubahan menyesuaikan dengan permintaan pasar. Karena resep aslinya sangat atau terlalu manis, terlalu berlemak karena telurnya juga banyak,”

Source pegi Makan tribunnews
Comments
Loading...