Burger Monalisa, Kuliner Legendaris di Kota Jogja

Burger Monalisa

Burger Monalisa, salah satu kuliner legendaris Jogja yang masih bertahan di tengah ramainya bisnis makanan di Kota Pelajar ini. Burger Monalisa yang didirikan oleh Wibowo Agung tahun 1988 itu, kini masih setia melayani hobi kuliner para pelanggannya.

Silvi Agung, isteri sang pemilik Burger Monalisa mengatakan, meski kini berbagai jenis burger mulai bermunculan di Kota Jogja, namun burger ini masih saja ramai pembeli. Legendarisnya burger ini memang sudah lama tersohor, terutama di kalangan masyarakat luar daerah yang pernah mengenyam pendidikan di kota ini.

“Sampai sekarang pelanggan masih banyak dan setiap hari masih ramai. Kami tidak khawatir meski persaingan semakin ketat,” ujar Silvi, baru-baru ini.

Sekilas, penyajian burger ini tidak jauh berbeda dengan burger pada umumnya. Namun, sejak dulu burger ini memang dikenal memiliki cita rasa dan bahan-bahan pelengkap yang khas dibandingkan burger lainnya.

Menurut Silvi, hingga saat ini bahan baku lokal masih menjadi bahan utama dari burger ini. Bahkan, roti yang digunakan masih dipertahankan dari bahan baku dan buatan sendiri. Selain roti burger yang dibuat sendiri, bahan pelengkap seperti saos dan mayonaise juga dibuat secara homemade oleh sang owner. Hal inilah yang menjadi ciri khas Burger Monalisa.

“Kami berencana melakukan inovasi untuk bisa bersaing dengan burger-burger yang lain. Tetapi kami sangat memperhatikan kualitas burger, jangan sampai kami berinovasi tapi ciri khas kami tinggalkan,” jelas Silvi.

Susilowati, salah satu pelanggan setia Burger Monalisa ini mengaku sudah sejak lama menjadi pelanggan burger ini. Sejak menempuh kuliah di salah satu perguruan tinggi negeri,  dirinya sudah menjadi pelanggan burger yang membuka lapaknya di kawasan kaki lima di sisi barat Gedung Purna Budaya, UGM.

“Sudah sejak tahun 2000, saya jadi pelanggan burger ini. Dulu masih kuliah, sekarang sudah berkeluarga dan menetap di Jogja. Sesekali sering bawa anak dan suami ke sini,” jelas Susi, warga Pogung, Sleman.

Namun, bagi Agustina, warga asal Purwokerto yang kebetulan sedang berlibur di Jogja. Burger Monalisa menjadi tempat makan kenangan baginya. Ibu dua anak ini mengaku sering menyempatkan mampi ke burger ini, saat berkunjung ke Jogja.

“Biasanya kontak teman-teman yang berdomisili di Jogja. Sekalian reunian dan melepas rindu sama makanan ini. Burger ini beda dengan burger-burger impor, karena bahan bakunya lokal. Selain itu, karena burgernya sehat, semua bahan bakunya homemade, yang enggak bisa ditemui di tempat lain,” tandas Agustin.

Source http://m.harianjogja.com
Comments
Loading...