Digilib Cafe Tempat Nongkrong Akademika di Jogja

Digilib Café

Ada nuansa yang berbeda ketika berkunjung ke Kampus Bulaksumur Fisipol UGM.

Untuk memfasilitasi mahasiswa akan ruang pertemuan yang bisa dipakai atau disewa secara bersama (coworking space), Fisipol UGM membuka sebuah ruang bersama yang kini akrab disebut Digilib Cafe.

Digilib Cafe berlokasi di Lantai 2 Gedung Perpustakaan Digital.

Digilab Cafe sendiri telah dikunjungi oleh Presiden RI Joko Widodo saat Dies Natalis ke-68 .

Jokowi memberikan pujian saat berkesempatan mencicipi kopi di meja bar Digilib Cafe.

“Latte-nya enak, V60-nya juga enak,” ucap Jokowi.

Konsep Digilib Café yang bukan sekedar tempat ngopi ternyata sudah berada di angan-angan Jokowi sejak lama.

“Satu setengah tahun yang lalu, kita sudah bicara mengenai co-working space dan creative hub ini, tetapi baru hari ini bisa ditemukan di Fisipol UGM,” kata Jokowi.

Sementara itu, Mensesneg Pratikno mengatakan bahwa kampus Fisipol sebenarnya sumber mahasiswa wirausaha.

“Dunia sudah berubah, aktivis bisa jadi sociopreneur. Presiden terkesima dengan berbagai inovasi di sini,” ungkap Pratikno.

Ia berharap Digilib Cafe menjadi ruang lahirnya ide-ide dan kreativitas mahasiswa.

Lebih lanjut Dekan Fisipol UGM, Erwan Agus Purwanto berharap Digilib Cafe dapat menjadi co-working space yang nyaman, sehingga mahasiswa dapat belajar sekaligus bersosialisasi.

“Kami akan memberikan sarana untuk belajar, misalnya kewirausahaan. Jadi, kita tarik kegiatan-kegiatan yang ada di Fisipol untuk diadakan disini agar mahasiswa dapat belajar dengan lebih nyaman,” ujarnya.

Adapun Digilib Café memiliki visi membentuk ekosistem creative untuk mahasiswa Fisipol.

Kafe ini disebut sebagai perwujudan lima hal yang bisa menginspirasi mahasiswa, yakni mentorship, network, investasi, inovasi sociopreneur, dan dukungan logistik.

Digilib Cafe yang juga berfungsi sebagai co-working space menyediakan teknologi, pusat data, dan relasi publik karena keterhubugannya dengan perpustakaan digital Fisipol UGM.

Lebih jauh tetang Digilib, selain menjadi ruang bersama, juga merupakan bentuk salah satu bentuk dukungan Fisipol UGM terhadap Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).

Eka Yudha S selaku Direktur Utama PT. Visitama Tujuh Belas mengungkapkan, GNNT merupakan bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital dalam hal transaksi keuangan.

Melalui kafe ini mahasiswa dapat terbiasa untuk memanfaatkan teknologi digital yang terus berkembang.

Digilib Cafe yang sementara akan buka setiap hari Senin–Sabtu pukul 08.00-18.00, menyediakan berbagai fasilitas, seperti penyelenggaraan talkshow dan pemutaran film.

Metode pemesanan dapat dilakukan dengan mengunduh aplikasi Digilib Cafe pada Playstore.

“Pembayaran disini menggunakan sistem cashless, jadi dapat menggunakan e-cash melalui aplikasi Digilib Cafe, e-money Mandiri, kartu debit Mandiri, atau kartu kredit,” ujarnya.

Ade Makmursyah, konsultan kopi, mengatakan bahwa Digilib Cafe akan menyediakan berbagai jenis kopi dari seluruh Nusantara.

“Digilib Cafe akan kami buat sebagai padepokan kopinya Fisipol. Kita akan dorong tersedianya kopi dari Aceh sampai Papua,” tandasnya.

Source http://jogja.tribunnews.com
Comments
Loading...