Enaknya Tempe Mendoan A4 Khas Kebumen Jawa Tengah

Tempe mendoan selama ini di kenal sebagai oleh-oleh khas Purwokerto, hampir semua masyarakat mengenal sebagai jajanan cukup populer. Ternyata selain di Purwokerto makanan khas Banyumasan setengah matang ini juga ada di Gombong Kebumen. Perbedaan tempe mendoan khas Gombong adalah ukurannya yang dua kali lipat ukuran tempe mendoan pada umumnya. Ukuran tempe mendoan khas Gombong kira-kira sebesar kertas fotocopy A4, makanya kenapa di namakan tempe mendoan A4. Salah satu pedagang yang menjual tempe mendoan . Pria yang sudah lanjut usia ini berdagang dengan istrinya di dekat

Museum Benteng Vander Wijck jalan Sempor Gombong Kebumen. Mendoan di Gombong tempe asli,bukan di potong tipis-tipis. Tempe dibungkus daun pisang, ukurannya cukup besar. Makan satu tangkep di jamin sudah kenyang.Di goreng setengah matang dengan terigu campur tepung beras,bumbu,daun bawang.Tiap warung biasanya punya resep cara menggoreng yang berbeda.Dimakan selagi hangat dengan cabe rawit dan bumbu kecap pedas rasanya mantap. kata mendoan berasal dari bahasa Banyumasan yaitu mendo yang berarti setengah matang atau lembek. Mendoan berarti memasak dengan minyak panas

yang banyak dengan cepat sehingga masakan tidak terlalu matang, mendoan ini sangat cocok dimakan dengan sambel kecap ataupun sambel terasi dan disajikan dalam keadaan hangat.Mendoan Kebumen sudah menjadi makanan favorit warga Kebumen, karena rasanya yang gurih dan enak mendoan ini sering dijadikan cemilan ataupun lauk dan bisa dimakan kapan saja,baik pagi siang ataupun malam sambil ditemani segelas kopi hitam. Di kabupaten Kebumen banyak yang menjual Mendoan Kebumen, ciri khas mendoan kebumen sendiri bisa di lihat dari ukurannya yang super besar, ada yang sebesar 30 x20cm atau bahkan ada pula yang sebesar ukuran kertas A4.

Source http://www.destinasibandung.co.id
Comments
Loading...