Gado-gado “M. Daud” Jagasatru

Gado-gado “M. Daud” Jagasatru

Gado-gado, adalah kuliner khas Nusantara yang kini digemari banyak orang dari berbagai kalangan, tua ataupun muda, bahkan gado-gado sudah terkenal sampai ke luar negeri layaknya nasi goreng. Walaupun sampai saat ini masih belum jelas bagaimana asal-usul gado-gado, namun Betawi masih dipercaya sebagai daerah asal-usul gado-gado. Gado-gado memang berbeda dengan hidangan kuliner serupa seperti ketoprak, pecel, lotek, ataupun karedok. Dan tentu, masing-masing memiliki cita rasa sendiri-sendiri.
 
Dan pada kesempatan ini, kami ingin kembali mengulas tentang salah satu gado-gado yang terkenal akan kelezatannya di kota Cirebon dan selalu ramai dikunjungi para pelanggannya, Gado-Gado “M. Daud” atau yang lebih populer dengan sebutan Gado-Gado “Jagasatru.” Iya, Gado-gado “M. Daud” memang lebih terkenal dengan sebutan Gado-Gado “Jagasatru” karena letaknya yang ada di depan Pasar Jagasatru jalan Kutagara kota Cirebon. Gado-gado “Jagasatru” ini biasa buka setiap hari dari pukul 6:00 pagi hari sampai siang hari se-habisnya gado-gado yang dijual sang penjualnya. Harga se-porsi Gado-Gado “Jagasatru” ini adalah Rp 8.000,-.
Gado-gado yang ditawarkan di sini adalah gado-gado ayam, lengkap dengan telur, suwiran daging ayam, dan kentang serta sayuran seperti tauge dan mentimun layaknya gado-gado kebanyakan, dan kemudian disiram kuah kaldu dan bumbu kacang. Gado-gado semacam ini memang berbeda dengan gado-gado uleg yang bumbu kacangnya lebih kental.
 
Jika gado-gado uleg lebih cocok untuk makan siang, maka gado-gado ayam atau siram seperti Gado-gado “Jagsatru” ini lebih cocok untuk makan pagi atau sarapan. Tidak heran, warung Gado-gado “Jagasatru” buka sedari pagi hari dan selalu ramai di pagi hari dikunjungi para pelanggnannya yang ingin mencari gado-gado siram untuk sarapan paginya.
Source http://cirebonkuliner.blogspot.com/ http://cirebonkuliner.blogspot.com/2012/11/gado-gado-m-daud-jagasatru.html
Comments
Loading...