Gudeg Merakmati, Terasa Nikmat Kala Berbagi

Gudeg Merakmati, Terasa Nikmat Kala Berbagi

Kalau bicara tentang gudeg, imaginasi Anda pasti akan langsung tertaut pada masakan legit yang menjadi kekhasan kota Yogyakarta. Makanan ini memang sudah melekat dan identik dengan kota pelajar. Namun demikian, ternyata di banyak kota lain tumbuh bermacam-macam warung gudeg dengan cita rasa yang tidak kalah nikmatnya. Salah satunya adalah warung gudeg Merakmati.

Warung gudeg ini terletak di Jl. Soekarno-Hatta 89, Merakmati, kabupaten Semarang. Tempat ini berada di jalur lintas Semarang – Solo, sekitar 2 km sebelah utara terminal bis Bawen. Warung ini bukan warung makan yang mewah, bahkan bisa dikatakan sederhana. Namun demikian, warung gudeg ini mempunyai tempat parkir yang cukup luas dengan pelanggan yang sangat banyak. Para pelanggan yang berkunjung ke tempat ini bukan hanya dari daerah Semarang, Ungaran, Bawen, Ambarawa dan sekitarnya saja, tetapi banyak juga para pelanggan yang singgah dalam perjalanan mereka dari Jakarta, Bandung, Surabaya, bahkan tidak jarang mereka yang berasal dari Lampung, atau pulau lainnya berkunjung ke tempat ini.

Gudeg yang dijual di sini adalah jenis gudeg kering, tetapi tidak terlalu manis. Ini sedikit berbeda dengan gudeg Jogja yang cenderung legit. Seperti gudeg Jogja, bersama gudeg ada juga daun singkong rebus, areh, dan lauk pendamping gudeg yang lainnya. Yang kemudian membuat gudeg ini spesial adalah adanya koyor (urat tendon sapi yang direbus sampai empuk dalam bumbu) goreng. Selain itu, masih ada juga jeroan sapi lainnya yang menjadi pendamping istimewa dari gudeg Merakmati ini. Jeroan-jeroan ini dimasak dengan sangat teliti sehingga cita rasa bumbunya dapat meresap sampai ke dalam, dan tentunya menjadi teman yang pas untuk gudeg yang manis dan gurih. Harga yang ditawarkan Rp. 25.ooo sudah bisa menikmati gudeg merakmati

Meskipun tempat ini tidak berada di pusat kota Semarang, tempat ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Untuk dapat menikmati gudeg Merakmati ini, Anda harus rela menunggu agak lama dan antre satu persatu. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk datang sebelum pukul 12.00 karena sesudah pukul 12.00 tempat ini akan penuh sesak dengan orang (yang masih tetap harus mengantri), dan bisa-bisa Anda tidak mendapat bagian. Sebaiknya Anda datang sebelum pukul 11.00.

Satu hal lagi yang menarik dari tempat ini adalah kesempatan bagi Anda untuk berbagi. Di warung makan ini, Anda tidak diperkenankan ’nambah’ sekalipun Anda berkenan membayar lebih. Sang pemilik warung akan berkata ”Maaf, di sini tidak boleh nambah… Nanti yang lain tidak kebagian.” Itulah uniknya makan di warung gudeg ini. Ketika di warung-warung lain sang penjual ingin mendapatkan uang sebanyak-banyaknya, di tempat ini sang penjual ingin memberikan yang sama bagi semua pelanggannya, tidak peduli mereka punya banyak uang atau yang hanya pas-pasan saja.

Source http://kuliner.panduanwisata.id http://kuliner.panduanwisata.id/indonesia/pulau-jawa/solo/semarang-jawa-tengah/gudeg-merakmati-terasa-nikmat-kala-berbagi/
Comments
Loading...