Gurih Renyah Kue Wijen Khas Rembang Jawa Tengah

Salah satu kue kering kuno ini bahannya sederhana dan tampilannya juga biasa saja. Namun, saat digigit barulah terasa renyah, gurih dan legit. Pas buat dinikmati dengan secangkir kopi hangat. Hmmm…Seperti layaknya kue-kue kering kuno asli Indonesia, bahan Kue Wijen ini juga sederhana. Tepung beras dan tepung ketan yang disangrai dan dicampur dengan gula dan telur. Jadi hampir mirip kue sagu. Setelah jadi adonan

yang bisa dipulung barulah kue ini dibentuk sesuai selera. Permukaan kuepun dioles dengan putih telur lalu ditaburi wijen dan dipanggang hingga harum.Kue wijen ini banyak dutemui di toko-toko yang menjual oleh-oleh terutama di kota-kota kecil Jawa Tengah. Kue kuno ini sudah mulai sedikit yang mau memproduksinya karena pembelinya juga mulai susut. Jika digigit, kue ini tak beda jauh dengan kue semprit atau kue sagu biasa, ada rasa tepung yang gurih-gurih manis dan lapisan wijen memberi aksen renyah yang

enak.Mengingat produsen aneka camilan kuno tradisional sudah mulai susut, maka tak ada cara lain selain mengenal dan mencicipinya. Agar pembeli dan pencinta kue0kue kuno ini tetap lestari. Hitung-hitung sambil mengunyah kue ini kita bisa melestarikan warisan kuliner nenek moyang kita!Kalau ingin mencicipi kue wijen ini, jangan lupa mampir ke toko-toko oleh-oleh yang ada di kota Semarang, Jepara, Kudus, Pati hingga Rembang. Harganya tak mahal, sekantong seberat 500 gram dihargai Rp. 10.000,00.

Source https://food.detik.com/all-you-can-eat/d-1112370/gurih-renyah-kue-wijen?_ga=2.69072017.169884833.1517898780-95745475.1511965244
Comments
Loading...