Ikan Masak Andaliman dan Kelinci Rica-Rica di Tengah Jakarta

Masakan Indonesia dikenal kaya akan bumbu dan rasa. Di Jakarta, kita dapat menemukan kuliner hampir dari semua provinsi di Indonesia tak terkecuali yang mengandalkan bumbu-bumbu tradisional yang khas. Restoran 1945 di Fairmont Jakarta dikenal akan hidangan fine dining yang membawa tema masakan Indonesia. Setelah pengalihan manajemen dari status tenant menjadi salah satu restoran yang dioperasikan oleh Fairmont Jakarta, restoran 1945 memperkenalkan chef barunya, Adhitia Julisiandi, atau lebih dikenal dengan panggilan Chef Adhit.

Hidangan di restoran tersebut terinspirasi dari bahan baku tradisional yang diolah secara modern kontemporer dan harga Rp 20k-100k. Chef Adhit menawarkan beberapa hidangan pembuka yang unik seperti Naniura 1945 yaitu ikan mas iris yang direndam bumbu aromatik merica Andaliman dan dimasak dengan gaya Tapanuli. Ada pula menu burung puyuh kecombrang di mana satu ekor burung puyuh disajikan dengan sambal kecombrang dan kohu kohu.

Hasil gambar untuk Ikan Masak Andaliman dan Kelinci Rica-Rica di Tengah Jakarta

Salah satu hidangan yang menjadi ciri khas dari pilihan hidangan utama adalahshort ribs maranggi, yang dibuat untuk penyajian dua orang. Hidangan ini menghadirkan satu kilogram daging short ribs yang dibalur saus maranggi serta dilengkapi dengan hidangan tape uli bakar dan saus colo colo. Hidangan khas yang lain di antaranya adalah kelinci masak rica (daging kelinci gulung dengan saus rica rica), bebek betutu, beef rendang, dan smoked tuna woku.

Source idup.republika.co.id https://gayahidup.republika.co.id/berita/gaya-hidup/kuliner/pcty9h328/ikan-masak-andaliman-dan-kelinci-ricarica-di-tengah-jakarta
Comments
Loading...