Nikmati Kelezatan Sate Kambing Khas Jogja di Warung Nglathak

Warung Nglathak

Yogyakarta adalah salah satu kota yang sangat padat lalu lintas nya saat musim liburan tiba, apalagi untuk tujuan tujuan wisata pantai ataupun wisata kuliner di daerah selatan jogja salah satunya adalah sate klatak. Namun dengan kreatifitas anak muda jaman sekarang peluang ini dilirik dengan membuka warung sate klatak di wilayah yang penuh dengan mahasiswa dan diberi nama NGLATHAK, warung sate klatak yang kekinian.

Warung NGLATHAK ini lokasi tepat nya ada di Jl. Gambiran gg. Seruni atau lebih mudah nya di selatan penerbit Kanisius, utara selokan mataram Perpustakaan Fakultas Peternakan UGM. Sekilas lokasi nya tidak terlihat karena masuk ke dalam gang tapi dari pinggir jalan utama sudah terlihat banner bertuliskan NGLATHAK dengan logo khas nya yang berbentuk kambing.

Sebelum berada di lokasi terbaru saat ini mereka sudah pernah buka warung kaki lima di daerah Ngampilan atau Jl. namun pada saat itu untuk menjalankan usahanya dibutuhkan effort lebih untuk memasang dan melepas tenda serta harus menunggu toko yang trotoar nya ditempati tutup terlebih dahulu.

Lokasi di dalam warung NGLATHAK sendiri saat ini belum begitu besar hanya terdapat 5 meja yang masing masing meja mampu menampung 4 orang jadi total mampu menampung 20 orang. Walaupun demikian suasana di dalam tempat makan nya berkesan kekinian karena pencahayaan nya tidak remang remang seperti di daerah Imogiri tetapi lebih modern dengan warna kuning yang cozy

Dengan kondisi sekarang yang berada di lokasi permanen jelas lebih nyaman tidak hanya bagi mas Muhammad Subroto selaku pemilik usaha maupun pelanggan karena tidak perlu menunggu selesai pasang tenda, tinggal tunggu jam buka saja. Buka mulai pukul 12:00 – 21:00 setiap hari kecuali hari Minggu.

Warung Nglathak ini menyediakan menu menu kambing seperti layaknya penjual sate kambing lain nya yaitu ada tongseng, tengkleng dan gulai.

Sate klatak nya sendiri disajikan seperti pada umumnya yaitu daging nya ditusuk dengan jeruji sepeda dan disajikan sebanyak 2 tusuk saja. Disini ada dua macam menu istimewa, yaitu :

  • Sate Klatak Manis : dibakar dengan tambahan kecap seperti sate pada umumnya
    Sate Klatak Mozarella : dibakar dengan tambahan keju mozarella diatas nya

Walaupun berbeda namun kedua nya tetap tidak merubah esensi dari sate klatak itu sendiri.

Untuk sate klatak original yang disajikan rasanya sudah cukup mewakili aslinya yang berada di Imogiri.

Harga yang ditawarkan sendiri masih cukup relevan untuk hidangan khas jogja yang mudah di dapat di kota. Untuk sate klatak dapat dinikmati mulai dari Rp 18.000,- s.d. Rp 20.000,- sedangkan untuk tongseng dan sejenis nya di bandrol mulai dari Rp 10.000,-

Selain hidangan satenya di tempat ini juga menyajikan satu minuman unik yaitu TEH BIRU. Teh ini dibuat dari daun Telang atau nama ilmiah nya adalah CLITOREA TERNATEA. Pada saat disajikan teh nya berwarna biru lalu saat dicampur dengan perasan air jeruk nipis perlahan lahan air nya akan berubah menjadi ungu. Cocok sekali jadi teman makan sate klatak di warung Nglathak ini.

Pencinta sate klatak saat ini sudah tidak perlu lagi jauh jauh melaju kendaraan nya sampai dengan daerah selatan jogja dan bermacet macet atau bosan menunggu karena sate nya tidak segera hadir di meja. Cukup menyusuri selokan mataram dan nikmati selera sate klatak ala Nglathak di tengah kota.

Source http://makankeliling.com
Comments
Loading...