Kampung Pelangi,Tempat Wisata Unik di Kota Semarang

Kampung Pelangi

Gaung keberadaan Kampung Pelangi, Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah mulai mendunia.
Kampung Pelangi sudah menjadi salah satu tujuan wisata ketika berkunjung ke Semarang karena dinilai instagramable.
Pemkot Semarang melalui Dinas Penataan Ruang akan menambah beberapa fasilitas agar kawasan tersebut lebih menarik.
Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Semarang, Agus Riyanto mengatakan akan menambah panggung swafoto ( selfie) di beberapa titik.

“Wisatawan datang ke Kampung Pelangi kebanyakan foto-foto atau selfie. Jadi kami akan tambah panggung selfie dengan latar belakangKampung Pelangi,” ujarnya, Rabu (21/6/2017).
(Penggemar Selfie, Ini 4 Kampung Warna-warni di Indonesia)
Agus mengaku tak menyangka jika keberadaan Kampung Pelangimendapat perhatian dunia. “Awalnya Pak Wali Kota Semarang meminta saya untuk mengangkat daerah kumuh jadi baik. Ternyata sambutannya luar biasa. Banyak pengunjung datang dari mana saja,” ujarnya.
Keberadaan Kampung Pelangi, menurut Agus, juga harus disambut baik oleh warga di kampung tersebut.

Hal ini perlu mendorong pemberdayaan masyarakat. “Bersyukur masyarakat di sana bisa menangkap peluang. Mereka membuat area gembok cinta. Membuat roti lapis warna-warni atau membuat es mambo warna-warni, juga membuat celengan warna-warni yang bisa jadi ciri khas ketika berkunjung ke sana,” ujarnya.
Agus mengatakan pemberdayaan masyarakat harus dikembangkan agar warga tidak selalu bergantung ke pemerintah.
“Adanya pemasukan dari kegiatan ekonomi bisa disisihkan untuk mengecat kembali dinding yang sudah kusam. Selain swadaya, juga diharapkan adanya CSR dari pihak swasta,” katanya.
Penataan kawasan Pasar Bunga Kalisari dan Kali Semarang tahap kedua akan selesai tahun ini. “Nantinya akan ada area parkir dan pusat kuliner di depan lapangan Kalisari. Akan dibuat jalan inspeksi dan pedestrian di sepanjang Kali Semarang,” ujarnya.
Agus berharap kawasan Pasar Bunga Kalisari dan Kampung Pelangibisa terintegrasi dengan Lawang Sewu, Museum Mandala Bhakti, dan pusat oleh-oleh jalan Pandanaran.
“Jadi nanti parkir cukup di museum. Lalu wisatawan jalan kaki ke Kampung Pelangi, Jalan Pandanaran atau Lawang Sewu. Seperti di kawasan Malioboro Yogyakarta,” ujarnya.

Source pegimakan.id www.tribunnews.com
Comments
Loading...