Kedai Kopi Pantai Jaya, Kuliner Khas Sabang

Kedai Kopi Pantai Jaya

Kopi Aceh memang dikenal Pecinta kopi tentu tak akan melewatkan kesempatan untuk menyicipi kopi ini di daerah asalnya. Wisatawan tentu tak perlu menyeberang ke Aceh demi segelas kopi. Sabang juga punya tempat asyik untuk menikmati kopi.

Aroma kopi tak begitu terasa saat menginjakkan kaki di Kedai Kopi Pantai Jaya. Kedai Kopi Pantai Jaya ini terletak di Ie Muelee, kota Sabang. Sang pemilik, Sofian Zakaria sibuk meladeni pelanggan. Tangannya lincah memainkan saringan panjang berwarna putih, meletakkannya pada wadah silinder besi, menyiapkan gelas kemudian menuang kopi melalui saringan.

Ia bercerita bahwa biji kopi dipanggang sendiri. Hasil tumbukan mesinnya pun terbilang kasar karena jika terlalu halus, proses penyaringan bisa memakan waktu lama. Saat kopi jadi, aromanya sama sekali tak sesedap kopi Aceh biasanya. Sedikit nutty atau mirip kacang tapi samar-samar. Namun, sungguh aroma hanya tipuan. Pasalnya, rasanya begitu ‘mengena’ di lidah.

Menyusuri Lezatnya Jejak Kuliner Sabang Sofian Zakaria, pemilik kedai kopi Pantai Jaya saat meracik kopi untuk pelanggan. Kedai yang buka mulai pukul 06.00 – 21.00 WIB ini menyediakan tiga jenis kopi, yakni kopi hitam, kopi susu dan kopi sanger. Kopi sanger mirip dengan kopi susu, hanya saja ada tambahan gula selain susu tentunya. Jika menginginkan kopi lain, kedai menyediakan kopi sachet.

Di sini, pengunjung bisa menikmati kopi dengan pemandangan Pantai Jaya, sesuai memang dengan nama kedainya. Sofian berkata, kedainya menggunakan tiga jenis kopi dari tiga daerah yakni Takengon, Tangsi dan Sigli. “Sehari bisa habis 10 kilogram. Memanggangnya dua sampai tiga hari sekali. Sekali panggang bisa 25 kilogram,” katanya.  Tak hanya menikmati segelas kopi, wisatawan juga dapat membeli kopi hasil panggangan Sofian dengan harga Rp55.000 ribu per kilogram.

Source https://www.cnnindonesia.com https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20171206150143-262-260516/menyusuri-lezatnya-jejak-kuliner-sabang
Comments
Loading...