Kuliner Bangka : Pantiaw, Sungailiat (Depan Kolam Renang)

Banyak diburu warga sebagai makanan tambahan, selingan atau apalah namanya menjadi diantara beberapa menu dihidangkan saat berbuka puasa. Pantiaw sama dengan jenis tiaw-tiaw yang lain dengan “mie”-nya yang terbuat dari tepung beras dengan ukuran lebih lebar dari “mie” sangat mengenyangkan.

Cara memasaknya cukup seduh pantiaw bersama taoge di dalam air panas. Kemudian taruh di piring, tambahkan bumbu tumisan ikan di atasnya. Sirami air panas yang akan menjadi kuah pantiaw, serta taburi bawang goreng, seledri dan kerupuk, kecap, perasan jeruk kunci dan cabai rawit. Pantiaw siap disaji dan dinikmati. Pantiaw yang ada di dalam daun mangkok yang sudah lengkap dengan bumbu ikan di atasnya diseduh dengan air panas dan tanpa kuah.

Pantiaw sebagai kuliner telah menjadi daya tarik dan perhatian untuk diekspos oleh stasiun televisi swasta nasional. Tidak ada referensi tentang sejarah pantiaw. Tapi yang pasti kalau dilihat dari namanya bahwa pantiaw itu dari warga Tionghoa yang ada di Bangka. Namun yang terpenting pantiaw, adalah makanan yang enak dan lezat serta mengenyangkan. Pantiaw Banyak dijual di

Sungailiat
depan Kolam Renang Loka Tirta dan Gerasi Baru
harga satu porsi Rp 10.000,00

Source Kompasiana thr.kompasiana.com/rustian/5afcfe6cdd0fa826584dd1c3/pantiaw-kuliner-khas-bangka-diburu-buat-berbuka-puasa
Comments
Loading...