Kuliner Yogyakarta : Bebek Bengoong, Yogyakarta

Processed with VSCOcam

Pelayanan disini terbilang cepat. Garnishnya adalah buah petai dan potongan cabe rawit. Daging bebek yang terlihat hitam awalnya sempat membuat sedikit ilfeel. Lalu ada kuah kaldu yang mirip dengan kuah opor dan juga kremesan,. Ini kali pertama melihat penyajian seperti ini di Jogja. Penasaran dengan rasanya, memotong perlahan-lahan daging bebeknya yang terlihat hitam legam ini. Dengan siraman kuah opor yang dikolaborasikan dengan sambal rawit and kremesan.

Sumpah, rasanya juara satu. Cita rasa yang dihasilkan memang sangat khas. Di dagingnya kita dapat merasakan rasa bumbu rempah-rempah yang cukup kuat, kemudian di sambal rawitnya sendiri selain pedas tapi juga ada rasa manis dari kecap manis. Kemudian kuah kaldu, ini menarik sekali, karena kalau tidak pernah makan di rumah makan ini pasti tidak akan pernah ngeh kalau bebek goreng pun sangat cocok apabila disiram dengan kuah kaldu. Meskipun ini disebut kuah kaldu oleh mbak Uut, tapi ini lebih cocok apabila disebut kuah opor.

Dengan kuah yang diberi santan dan rasa yang gurih, kuah kaldu ini benar-benar tepat disiramkan diatas bebek goreng yang pedas dan manis ini. Dan jangan lupa, masih ada kremesan dan lalapan yang membuat makan ini jadi luar biasa sempurna. Nambah nasi satu porsi lagi dan es jeruk manis.

Demangan
Rp 17.000,00

Source Eat eatjogja.com/2012/05/bebek-bengoong
Comments
Loading...