Kuliner Yogyakarta : Gudeg Ceker Bu Sastro, Yogya

Setelah lima menit menunggu, ternyata dihadapan muncul 2 piring yang isinya menggunung. Bayangannya, nasinya akan disajikan sedikit dan cekernya satu atau dua buah, ternyata salah. Porsi nasi yang cukup banyak, gudeg, dan ceker yang jumlahnya ada 7 buah. Aromanya sungguh membuat langsung kelaparan. Pertama kali yang dilakukan adalah menyantap cekernya. Ceker itu kaki ayam, hampir seluruh warung di Jogja menjual makanan satu ini, tapi kali ini boleh salut dengan bu Sastro karena memasak ceker sangat enak.

Selain rasanya yang gurih, ceker yang dimasak ini sangat empuk. Hanya dengan sekali gigit, seluruh dagingnya akan terkelupas dari tulangnya. Dan yang lebih membuat lebih excited lagi, ternyata ketika dimakan tulangnya, tulangnya juga lunak. Masak pake panci presto, biar yang pada makan nggak kesusahan. Kesan pertama melihat porsi yang super large tadi mendadak berubah setelah menyantap seluruh makanan yang ada di piring. Karena satu piring saja tidak cukup, rasanya perlu menambah satu piring khusus ceker saja untuk benar-benar membuat tidur pulas dan bahagia ketika pulang kerumah.

Dan pasti akan lebih bahagia lagi ketika pulang dan membayar makanan yang sudah dipesan. Oh iya, diwarung ini memang masih konvensional, artinya tidak akan tau harga dulu sebelum memesan. Jadi harus memesan baru tahu berapa yang harus dibayar.

Malioboro
Rp 8.000,00

Source Eat eatjogja.com/2012/05/featured
Comments
Loading...