Kuliner Yogyakarta : Sate Kelinci Pak Jimsan, Yogya

Sate Kelinci. Sate berukuran sedang ini disajikan dalam piring yang tak terlalu besar sebanyak 5 tusuk, lengkap dengan lalapan. Karena piringnya kecil, jadi bumbunya juga sedikit. Nasinya juga sedang, jadi untuk perut berkapasitas besar silakan nambah. Soal rasa, biasa, sebab bumbunya tidak meresap di daging. Belum lagi pembakarannya tidak sempurna, jadi dagingnya setengah matang. Menu lain adalah Tongseng Kelinci. Karena ini direbus, jadi dagingnya empuk dan bumbunya meresap.

Pedesnya lumayan, tapi kalo yang hobi pedas masih perlu ditambah merica bubuk dan cabe. Porsinya juga cukup lah untuk mengisi perut di siang hari alias pas-pasan. Daging kelinci ditengarai mampu menurunkan kolesterol dan penyakit jantung. Nah, menu ini bisa direkomendasikan untuk yang penyakit jantung atau kolesterol tinggi.. Wedang Uwuh dan Teh Rosella. Sengaja memilih minuman itu untuk mengurangi rasa pedas di lidah. Wedang Uwuh khas dengan daun cengkeh dan Jahe serta semburan merah dari secang ditambah gula batu yang manis.

Kalo Teh Rosella ini rasanya asam. Jadi bisa mengurangi eneg setelah mengkonsumsi daging. Teh Rosella terbuat dari kelopak bunga Rosella yang mengandung vitamin C, vitamin A, dan asam amino. Karena Rosella memiliki zat arginin dan legnin, maka dapat membantu proses peremajaan sel tubuh..!!

Sate Kelinci Pak Jimsan
Jalan Kaliurang Km 19, Pakembinangun, Sleman
Rp 14.000,00

Source Eat eatjogja.com/2012/10/sate-kelinci-pak-jimsan
Comments
Loading...