Kuliner Yogyakarta : Siomay & Batagor Kang Indra

Siomay dan batagor kang Indra. Sesuai namanya, ada dua menu yang ditawarkan siomay dan batagor. Tapi jangan dibayangin batagornya seperti yang di Bandung ya, karena beda.  Batagor di sini cuma siomay yang digoreng. Ga tau tuh kenapa bisa dinamain batagor, padahal ga ada bedanya, bedanya ya cuma digoreng sama nggak digoreng. sepertinya semua batagor di Jogja memang identik dengan siomay yang digoreng. Batagor sih asalnya dari kata baso tahu goreng terus disingkat “batagor”.

Dan ini dia salah satu keahlian anak-anak bandung yang beda dari daerah lain, suka bikin singkatan-singkatan yang gokil abis haha.. Saya lebih memilih untuk makan siomay yang tanpa digoreng, karena menurut saya rasanya lebih asli, dan kita bisa ngerasain rasa ikan tengirinya. Siomay disini lumayan enak dan murah untuk ukuran kantong mahasiswa. Satu hal lagi yang membuat saya suka mampir ke warung ini adalah irisan jeruk nipis atau jeruk sambel ya..

Ah itu lah, saya ga tau namanya, tapi yang pasti bukan jeruk yang biasa dipakai buat minuman lho. Kalo ditambahin kucuran jeruk ini rasa siomaynya jadi beda, seger banget, mantab lah pokoknya. Karena di beberapa tempat, jarang saya menemukan warung siomay yg nyediain irisan jeruk ini. Warung ini letaknya persis di

depan kampus hukum UII
Rp 10.000,00

Source Eat eatjogja.com/2012/05/siomay-dan-batagor-kang-indra
Comments
Loading...