Lemang, Makanan Adat Istiadat Nusantara

Lemang

Ada yang sudah pernah makan Lemang. Gimana rasanya? Enak kan? Sehat juga karena dipanggang dengan bara api. Cara memasaknya juga unik.

Lemang adalah penganan dari beras ketan yang dimasak dalam seruas bambu, setelah sebelumnya digulung dengan selembar daun pisang. Gulungan daun bambu berisi beras ketan dicampur santan kelapa ini kemudian dimasukkan ke dalam seruas bambu lalu dibakar sampai matang. Lemang lebih nikmat disantap hangat-hangat.

Cara mengonsumsi Lemang berbeda-beda dari daerah ke daerah. Ada yang senang menikmatinya dengan cara manis (ditambah selai, kinca, serikaya) atau dengan cara asin (rendang, telur, dan lauk-pauk lainnya), atau ada juga yang memakannya dengan buah-buahan seperti durian.

Lemang dijadikan makanan perayaan oleh suku Dayak yang disajikan pada pesta-pesta adat mereka. Bagi suku Melayu, lemang biasa disantap saat hari raya Idul Fitri atau Idul Adha.

Ulun Lampung di sebelah pesisir menjadi lemang sebagai penganan Lebaran dan kue adat. Orang Minangkabau juga menyukai lemang, bahkan kota seperti Tebing Tinggi dikenal dengan julukan “Kota Lemang”.

Lemang juga merupakan makanan orang asli Negrito yang ada di Kelantan dan suku Semai.

Lemang juga merupakan penganan khas legendaris masyarakat Samarinda yang diproduksi dan diperdagangkan oleh orang-orang Banjar di Jalan Pulau Sebatik, Samarinda.

Kalo di Bengkulu, saat ini kuliner Lemang bahkan bisa kita temui kapan saja dan dalam kondisi situasi acara apa saja. Tidak harus pada saat peristiwa atau upacara adat. Ada yang menjualnya setiap hari.

Bahkan juga disajikan di dalam pesta perkawinan. Lemang dijadikan salah satu pilihan makan di acara pesta perkawinan. Biasanya dicampur dengan Tapai ketan Hitam. Rasanya jangan ditanya. Enak banget.

Lemang disajikan sebagai makanan dalam pesta perkawinan di Bengkulu

Kalo kamu sedang berjalan-jalan ke Bengkulu. mau makan Lemang mudah sekali. Banyak tersedia para penjualnya di sepanjang jalan di Sungai Rupat dekat Kolam Renang Hamtian menuju ke arah Pagar Dewa.

Lemang yang dijual pun masih bagus dan dalam kondisi segar karena diproduksi setiap hari. Di sana juga lengkap dijual Tapai Ketan Hitamnya. Jadi bisa membelinya dan menikmatinya kapan saja. Di berbagai Objek Wisata di Bengkulu Lemang juga sering dijual.

Jadi kalo mau makan Lemang tak perlu menunggu ada pesta atau lebaran tiba ya. kapan saja bisa kita nikmati.

Sumber info www.keluarganawra.com

 

Source pegimakan keluarganawra
Comments
Loading...