Lezatnya Jadah Bakar, Makanan Pulen Khas Pacitan Jawa Timur

Salah satu hal yang sangat nikmat dalam hidup ini adalah, menyantap sajian istimewa bersama dengan orang-orang tercinta? Terkait dengan sajian spesial keluarga, sepertinya jadah bakar bisa kamu jadikan sebagai menu penghangat di suasana santai, sambil menikmati Teh Pucuk Harum yang menyegarkan.

Jadah Bakar

Dengan rasanya yang lezat, plus kombinasi rasa pedasnya yang menggoda, dijamin makanan yang satu ini akan membuat kamu dan seluruh keluarga semakin hangat. Mungkin masih banyak orang yang belum tahu makanan bernama jadah.jadah adalah makanan yang bentuknya seperti punten hanya saja terbuat dari ketan. Kalau di Pacitan dikenal yang namanya jadah bakar yaitu jadah yang dipanggang layaknya memanggang daging ayam. Setelah itu dimakan dengan dengan gula pasir menghasilkan kombinasi rasa gurih dan manis.

 

Jadah bakar menjadi teman nongkrong anak muda Pacitan di alun-alun kota. Makanan ringan ini bisa dengan mudah ditemukan di kios-kios makanan seputar alun-alun khususnya di sisi timur. Salah satu yang menjadi langganan adalah jadah bakar Mbah Geger.

Kios ini selalu ramai dikunjungi baik anak muda hingga keluarga yang menikmati suasana malam di kota kecil yang damai. Selain jadah bakar menu lain yang tidak kalah khas adalah tahu bakar yang dimakan dengan sambal kecap serta sate tahu yang nikmat.

Penyajian jadah bakar ini biasanya dengan piring rotan yang diberi alas daun pisang yang dilembarkan sedangkan cara makan Jadah Bakar adalah dengan dicocol dengan serundeng. Tetapi sebenarnya karena rasa jadah ini terbilang gurih makan jadah bakar ini juga bisa dan cocok bila dimakan begitusaja tanpa serundeng.

Pagi, siang pun sore, udara dingin di sana bisa bertambah nikmat jika kita menyediakan diri mencari bumbunya. Apa itu? Jadah bakar bertabur serundeng atau parutan kelapa dicampur gula jawa. Jadah bakar di Selo biasa disajikan di atas piring yang diberi alas daun

Butuh merogoh kocek Rp10.000, anda bisa mencicipi makanan itu plus hidangan kopi. Murah bukan?

Source http://pegimakan.id cauchymurtopo.wordpress.com
Comments
Loading...