Lontong Kari Kebon Karet, Tempat Kuliner Populer di Kota Bandung

Siapa sih yang tidak tahu lontong kari? Makanan khas Jawa Barat ini memiliki aroma yang menggoda selera pada suwiran daging yang berbalut rempah-rempah. Saking populernya, sajian lontong kari ayam ini cukup mudah Anda temui di beberapa pinggiran jalan kota Bandung. Nah, satu di antaranya yang terkenal dan melegenda di Bandung adalah Lontong Kari Kebon Karet.

 

Sesuai nama yang diusung, Lontong Kari Kebon Karet berlokasi di dalam Gang Kebon Karet No 28, yang jalannya agak sempit. Patokan lokasinya tidak jauh dari Gedung Pakuan, serta tidak jauh dari Jalan Otto Iskandar di Nata, Kota Bandung. Lontong Kari Kebon Karet hanya menempati sebuah bangunan sederhana yang berukuran sekitar 30 meter persegi.

Meski begitu, di bagian dalamnya bisa dibilang cukup moderen dengan balutan kolase foto sang pemilik dan keramik berwarna krem dan cokelat kehitaman. Keramik tersebut menghiasi keseluruhan dinding bangunan yang menambah indahnya suasana di dalam.

Selain itu, terdapat pula sejumlah furnitur berupa kursi bundar berwarna kuning dan meja panjang yang dilapisi triplek berwana putih, yang mampu menampung hingga kurang lebih 40 orang.

Lontong Kari Gang Kebon Karet

Sedangkan gerobaknya, tampak sederhana dengan balutan warna hijau yang terpisah dari ruang makannya. Di gerobaknya terdapat bahan makanan seperti kerupuk emping, kacang, lontong, suwiran ayam dan panci alumunium yang berisikan kuah kari. Untuk sajian lontong karinya, sangat menggugah selera dengan kuah yang berwarna kuning kecokelatan, serta porsi yang cukup banyak.

Isian lontong karinya berupa tetelan, daging sengkel tanpa lemak, kacang, bawang goreng, telur, kentang rebus, serta ditemani kerupuk emping. Selain itu, terdapat pula tambahan acar mentimun, sambal, dan jeruk limau. Lembutnya potongan lontong dan siraman kuah kari yang gurih, akan membuat lidah Anda tidak berhenti bergoyang.

Ditambah telur rebus, kerupuk, kacang goreng dan bawang goreng, membuat lontong kari semakin nikmat disantap sebagai santapan pembuka hari. Cocok sekali bagi Anda yang ingin mengudap lontong untuk sarapan dan menu makan siang.

Aldi selaku penerus usaha Lontong Kari Kebon Karet, menuturkan, kedai ini pertama kali dirintis oleh kedua orang tuanya yang bernama H Engkos dan Hj Eti sejak 1999. Aldi menceritakan, awalnya pada 1986, H Engkos dan Hj Eti berjualan lontong kari di pinggir Jalan Otto Iskandar di Nata, dekat kediaman resmi Gubernur Jawa Barat (Gedung Pakuan).

Barulah sekitar tahun 1999, Mereka membeli sebuah rumah di Gang Kebon Karet. Selanjutnya, mereka berjualan di rumah itu, dan mendirikan kedai lontong kari hingga sekarang. “Lontong kari Kebon Karet ini telah 18 tahun di jual di sini, ini untuk sarapan warga Bandung yang ingin berangkat kerja,” ujar Aldi.

 

Aldi mengaku, kedai lontong kari yang dirintis oleh kedua orang tuanya tersebut merupakan pelopor lontong kari di Kota Kembang. “Sebelum menjamurnya kedai-kedai yang menyajikan lontong kari, keluarga Kami telah menyajikan dan menjualnya sejak 1980-an,” ucap Aldi.

Untuk penyajian lontong karinya, Aldi tetap menggunakan resep asli buatan ibunya Hj Eti, yang bisa di bilang resep turun temurun. “Bahan – bahan lontong kari yang Kami gunakan terdiri dari bawang merah, bawang putih, kunyit, kacang tanah, rempah – rempah, kelapa, santan dan daging tetelan sapi,” kata  Aldi.

Bagi Anda yang tertarik mencicipinya, satu porsi lontong kari biasa dihargai Rp 19.000, sedangkan yang spesial dihargai Rp 21.000.

Source Pegimakan.id www.tribunnews.com
Comments
Loading...