Makam Malam Murah Di Taman Lalu Lintas Bandung

Makam Malam Murah Di Taman Lalu Lintas Bandung

Makanan bukanlah barang langka di Bandung. Tempat legendaris ataupun tempat baru, restoran mahal atau kedai kaki lima, semua bersinergi di kota yang dulu terkenal akan kesejukannya itu. Untuk pilihan santap malam yang nyaman di lidah dan asik di kantong, salah satu tempatnya adalah di Taman Lalu Lintas, Jalan Belitung.

Taman Ade Irma Suryani Nasution atau yang lebih dikenal dengan sebutan Taman Lalu Lintas itu merupakan taman rekreasi dan selalu ramai dikunjungi setiap akhir minggu sebagai sarana menghabiskan waktu bersama keluarga. Di sana terdapat banyak permainan anak-anak, dari mulai ayunan, jungkat – jungkit, komidi putar sederhana, kolam renang, halang rintang, wahana korsel, hingga kereta wisata.

Gambar terkait

Disebut dengan Taman Lalu Lintas karena di sana dipasang banyak rambu-rambu lalu lintas sebagai media pembelajaran anak. Tak jarang murid-murid TK (Taman Kanak-Kanak) kerap dibawa ke sana oleh pihak sekolah untuk belajar. Di malam hari, Taman Lalu Lintas berubah menjadi salah satu destinasi kuliner malam favorit di Bandung. Warung tenda berjajar menjajakan makanan pengenyang perut. Mereka berjualan tidak di dalam taman, namun di areal parkirnya. Semula para pedagang di sana biasa mangkal di Jalan Jawa, namun kemudian dipindahkan ke tempat mereka sekarang.

Ada banyak pilihan di sana, mulai dari seafood, nasi goreng, mie rebus, sop kaki kambing, pecel, hingga bebek goreng. Menu paling terkenal dari Taman Lalu Lintas ini adalah bebek goreng yang dijual di tenda MC Darmo LA. Orang banyak menyukainya karena ukurannya yang lumayan besar, rasanya cenderung asin dan gurih, dan sambel pedasnya. Kenikmatan tersebut bertambah komplit dengan sepiring kol goreng. Selain MC Darmo LA ini, warung seafood Pasundan, Sop Kaki Kambing 999, juga Nasi Goreng Madonna Jakobers.

Hasil gambar untuk makan Taman Lalu Lintas Bandung

Selain nasi goreng, Jakobers memiliki menu lain yang menjadi favorit pengunjung yaitu telor kecap. Menu sederhana tersebut adalah paling murah dan paling digemari terutama oleh kalangan mahasiswa. Sederhana saja, telur ayam dikocok bersama bawang daun, ditambahkan toping seperti ati ampela, sosis, atau bakso, kemudian digoreng. Bedanya telor ini disiram saus racikan Jakobers, terdiri dari bawang putih, bawang bombay, saus sambal, dan santan. Tidak ada campuran kecapnya sama sekali, tetapi para mahasiswa biasa menyebutnya seperti itu hingga dipertahankan.

Jadi tak bingung lagi kemana harus mengisi perut malam-malam di kota Bandung, kan? Harga-harga makanannya pun tak akan menguras isi kantong. Siapkan saja Rp. 10.000 – Rp. 30.000 dalam dompet. Para pedagang Taman Lalu Lintas ini baru buka mulai pukul 17.00 hingga tengah malam. Tempat ini dilalui angkot rute Dago – Kalapa (warna hijau, oranye), Ledeng – Kebon Kalapa (hijau, biru muda), dan Cicaheum – Kebon Kalapa via Aceh (hijau, strip merah marun).

Source http://kuliner.panduanwisata.id http://kuliner.panduanwisata.id/indonesia/makan-malam-murah-di-taman-lalu-lintas-bandung/
Comments
Loading...