Mencicip Mie Khas Korea di Resto Sinsa Ramyun Kemang

Restoran yang menyajikan kuliner khas Korea Selatan masih terus saja bermunculan, sebagai respon dari makin kencangnya Hallyu (Korean Wave) yang ‘melanda’ Indonesia khususnya kalangan remaja. Salah satunya Sinsa Ramyun, yang pertengahan Oktober 2015 lalu membuka gerainya di dua kawasan di Jakarta; Muara Karang dan Kemang. Sinsa Ramyun menghadirkan ramyun, mie khas Korea sebagai menu andalannya. Saat mengunjungi cabang restonya di Kemang, nuansa modern minimalis tampak dominan dalam penataan interior. Mengikuti tren interior yang menjadi favorit saat ini, Sinsa Ramyun juga mengadaptasi konsep industrial.

Terlihat dari bohlam-bohlam yang dipasang bergelantungan dan masih terlihat untaian kabelnya, lantai semen tanpa keramik, langit-langit dengan pengecatan yang terkesan unfinished, dan yang paling menonjol dari gaya industrial ini adalah pemanfaatan kontainer bekas pada beberapa bagian dindingnya. Palet putih mendominasi ruangan resto yang juga banyak menggunakan elemen kaca sebagai pencahayaan alami, yang ‘disegarkan’ dengan percikan warna kuning cerah. Beberapa mural bergambar ramyun menghiasi dinding kontainer, menghadirkan ambiens yang lebih muda dan santai. Kursi dan meja pun terlihat simpel, terbuat dari kayu tanpa hiasan maupun ornamen rumit. Sementara di bagian meja bar, terpampang tulisan ‘Ramyun & Beer’ dari lampu neon kekuningan.

Hasil gambar untuk Resto Sinsa Ramyun Kemang

Restoran ini terbagi menjadi tiga area; non-smoking, smoking dan outdoor. Jarak antara non-smoking dan smoking area cukup jauh sehingga tidak akan mengganggu pengunjung yang kurang menyukai bau asap rokok. Sementara pada area outdoor hanya ditempatkan meja panjang serta kursi dengan kapasitas lebih kurang 10 orang. Soal makanan, Sinsa Ramyun tidak terlalu banyak menghadirkan pilihan menu. Ada dua jenis ramyun dengan masing-masing dua pilihan rasa. Dry ramyun adalah mie tanpa kuah atau kering, sementara soup ramyun disajikan dengan kuah. Anda bisa memilih ramyun dengan rasa galbi (beef short ribs) atau kimchi. Tersedia pula beberapa topping tambahan mulai dari spicy chicken, jamur shimeji, sosis, beef ribs, dan masih banyak lagi.

Menu yang Wolipop pilih adalah Kimchi Ramyun Soup dengan topping Spicy Chicken, disajikan bersama telur setengah matang. Kuah kimchi kental dan terasa cukup kuat, dengan sedikit citarasa asam hasil dari fermentasi sayuran tersebut. Cacahan ayam berbumbu menambah kuatnya rasa kimchi serta pedas cabai. Bagi Anda yang tidak terlalu menyukai rasa kuah yang terlalu kuat, maka sebaiknya pilih topping dengan rasa ‘ringan’ misalnya sayuran atau sosis sebagai penyeimbang. Menu lainnya, Galbi Ramyun Soup, disajikan bersama topping Beef Ribs, jamur shimeji dan telur setengah matang. Kuah galbi lebih bening, segar dan tidak terlalu kuat. Cocok disantap bersama daging cacah yang diberi bumbu, yang menurut Wolipop terlampau manis. Tapi jika dimakan bersama mie, kuah dan topping lainnya, rasanya terbilang pas.

Sebagai pencuci mulut, pilihan jatuh pada menu dessert andalan mereka, Bing Soo. Ada dua macam Bing Soo yang tersedia, watermelon dan melon. Es serut khas Korea ini disajikan menggunakan buah semangka asli sebagai pengganti wadah atau mangkok. Es serutnya yang berwarna merah pun ‘menjulang’ dan diberi satu scoop es krim vanilla di atasnya, serta taburan jelly rasa buah. Tekstur es sangat lembut dan langsung lumer di mulut. Dimakan bersama es krim, rasanya jadi terasa lebih lezat dan segar.

Untuk menu minuman, rekomendasi Wolipop adalah Jeju Frizz, mocktail dengan campuran jus lemon, nanas dan sedikit sentuhan melon. Rasanya mirip Pina Colada hanya saja ‘absen’ rum dan santan. Jika tidak terlalu menyukai minuman soda, hidangan ini sesuai untuk Anda. Sinsa Ramyun Kemang berlokasi di Taman Kemang 1 No.6, Jakarta Selatan. 

Source https://wolipop.detik.com https://wolipop.detik.com/read/2016/01/27/163903/3128685/856/mencicip-mie-khas-korea-di-resto-sinsa-ramyun-kemang
Comments
Loading...