Mencicipi Ilabulo, Pepesnya Gorontalo

Tidak ada yang meragukan kekayaan Indonesia jika berbicara tentang kuliner khas daerah. Banyak sudah kuliner tradisional yang berhasil menarik perhatian para wisatawan untuk dinikmati. Salah satu kuliner khas yang berasal dari Gorontalo adalah Ilabulo.

Ilabulo memiliki tampilan yang hampir mirip dengan pepes khas Jawa. Makanan ini disajikan dengan dibungkus daun pisang yang kemudian dipanggang atau dibakar terlebih dulu. Tapi jangan kira isinya juga sama dengan pepes pada umumnya yang berisi ikan ya! Ilabulo ini terbuat dari ampela ati ayam yang dipadukan dengan sagu. Jika masih penasaran dengan teksturnya, Ilabulo punya tekstur lembut dan kenyal, serta rasanya gurih, dan terkadang pedas sesuai selera penikmatnya.

Keunikan lainnya ada pada bagian tengah makanan ini guys. Di bagian ini ditambahkan telur dan bumbu, kemudian dibungkus dengan daun pisang. Setelah dikukus hingga matang, Ilabulo dibakar untuk semakin memperkuat aromanya dengan warna yang kecoklatan dan aroma wangi khas daun pisang.

Sebelum dikukus, ternyata ampela ati ayam dibumbui terlebih dulu, baru deh dicampur dengan tepung sagu, gula, dan garam. Adonan ini lantas ditunggu hingga meletup dan matang secara merata. Setelah adonan ampela dan sagu menyatu, barulah ditata di atas daun pisang  dengan tambahan telur ayam untuk dikukus.

Kalau soal penyajiannya, Ilabulo identik dengan makanan khas Gorontalo yang bernama Binte Biluhuta.  Binte Biluhuta adalah nama makanan khas Gorontalo yang bentuknya mirip dengan bubur Manado. Akan tetapi, banyak juga yang langsung mengonsumsinya karena rasa yang gurih dan kenyal, sehingga begitu lezat di lidah. Soal harga tak usah khawatir guys, satu porsi Ilabulo ini dibanderol dengan harga Rp 5000 saja lho!  Kamu masih bisa menemui kuliner yang satu ini di beberapa restoran yang ada di Gorontalo atau terkadang banyak juga yang menjualnya di pinggir jalan pusat kuliner tradisional Gorontalo.

Jangan lewatkan mencicipi makanan khas ini. Di kawasan Jalan Diponegoro ada penjual ilabulo dikenal dengan nama Ilabulo Panigoro. Lokasinya dekat pertigaan dan mudah dikenali dengan kepulan asap membumbung di depan warung.

Meski baru buka pukul 15.00 tetapi cukup banyak orang antre menikmati ilabulo. Sajian ini konon punya makna historis. Di abad 15 makanan ini hanya disajikan dan dinikmati oleh para raja di Gorontalo.

Source http://www.cakapcakap.com http://www.cakapcakap.com/ilabulo-kuliner-unik-mirip-pepes-asal-gorontalo/
Comments
Loading...