Mencicipi Makan Rujak Cingur Ahmad Jais

Mencicipi Makan Rujak Cingur Ahmad Jais

Kalau teringat dengan rujak cingur pasti akan teringat juga dengan kota Surabaya yang merupakan daerah asalnya. Tidak hanya di Surabaya, rujak cingur bisa dengan mudah ditemukan di sebagian besar daerah Jawa Timur pada umumnya. Sebut saja Rujak Cingur Ahmad Jais, rujak cingur yang satu ini bias dikatakan sebagai rujak yang paling eksklusif se-Indonesia, atau mungkin di seluruh dunia. Kenapa Saya bias bilang demikian? Karena dilihat dari harganya saja sangat jauh berbeda dengan rujak cingur yang sering kita jumpai, seporsi rujak cingurnya dibandrol 45ribu rupiah. Dari tahun-tahun awal dirintisnya usaha ini, harganya memang jauh diatas rata-rata.

Meskipun bangunannya terlihat kuat dan besar, tapi ruangan ini sangat sederhana dan terlihat agak berantakan. Ruangannya cukup kecil dengan beberapa meja kursi sederhana, mungkin hanya cukup untuk menampung kurang dari 20 pengunjung. Biasanya Rujak Cingur Ahmad Jais ini mulai buka sekitar jam 10 siang sampai jam 5 sore, tapi untuk hari minggu jam bukanya lebih siang sedikit, sekitar jam 11 siang.

Rujaknya memang enak dengan porsi yang cukup besar, cukup untuk dinikmati 2 orang. Petisnya terasa lembut (terkadang rujak cingur ada yang petisnya masih agak kasar) dan kacangnya sedikit renyah, karena masih agak kasar. Cingurnya empuk, bersih dan baunya tidak tercium sama sekali, tempe gorengnya juga enak, ketika dimakan masih kriuk-kriuk karena digoreng kering seperti keripik. Sedangkan rujak cingur sendiri biasanya ada irisan buah-buahannya, seperti mentimun, mangga atau bengkuang.

Source https://www.wisatakuliner.com https://www.wisatakuliner.com/rujak-cingur-ahmad-jais/
Comments
Loading...