Mencoba Manisnya Bengkoang, Khas Kebumen Jawa Tengah

Apabila Jogja popular dengan buah salak dan Malang popular akan buah apelnya, jadi Kebumen popular dengan bengkoangnya. Jika anda berkunjung ke kebumen jadi akan banyak saksikan sebagian penjual bengkoang di sepanjang jalan kota Kebumen.Oya, untuk daerah penghasil bengkoang di Kebumen yang cukup popular yakni kecamatan Prembun. Bengkoang khas Prembun Kebumen ini perasaan lebih manis, warnanya lebih putih bersih, dan mempunyai bentuk lebih ideal dibanding dengan bengkoang/bengkuang di daerah lain.

Umbi-umbian yang kaya akan air ini cocok di konsumsi saat cuaca panas dan biasanya digunakan untuk gabungan rujak petis. Cobain deh, benar-benar maknyus lho!Bengkoang. Siapa tak mengenalnya. Buah berasa manis itu tak hanya membuat Kecamatan Prembun dikenal di seluruh nusantara. Kebumen pun ikut terangkat namanya berkat bengkoang. “Yang beli bengkoang biasanya dari luar kota yang kebetulan lewat di Kebumen. Mereka berasal dari Jakarta, jawa Timur bahkan luar jawa,” kata Mudakir ditemui saat

menjajakan dagangannya di Jalan raya Prembun Kebumen-Jogja baru-baru ini.ak heran, bengkoang menjadi salah satu sumber nafkah bagi sebagian warga desa di Kecamatan Prembun. Berkah bengkoang akan semakin terasa “manis” saat musim lebaran seperti ini. “Banyak pemudik yang memborong bengkoang”  biasanya mereka menanam sendiri bengkoang di lahan yang mereka miliki di Desa Sidogede Kecamatan Prembun. Kalau tidak, mereka membelinya dari petani lain. Baik di sejumlah desa di Kecamatan Prembun atau desa-desa di Kecamatan Mirit.”Kalau musim lebaran kali ini, bengkoang dijual Rp 6 ribu-Rp 7 ribu. Biasanya Rp 3 ribu sampai 5 ribu,

Source https://nurohmansmkn2.wordpress.com

Leave A Reply

Your email address will not be published.