Menikmati Aneka Olahan Daging Kambing di Sate Bunul H. Paino

Menikmati Aneka Olahan Daging Kambing di Sate Bunul H. Paino

Banyak orang yang menyebut Sate Bunul H. Paino sebagai salah satu yang paling terkenal di Malang. Hal itu mungkin dipicu oleh beberapa hal, selain karena memang pernah memasang iklan di papan pada pertandingan Arema, rasa lezat dan sejarah dari warung sate yang satu ini membuatnya sangat dicintai masyarakat Malang.

Sate Bunul Haji Paino ini sudah berdiri sejak tahun 1973 dan pada saat itu berlokasi di perempatan jalan JA Suprapto dan jalan Kaliurang. Pada saat itu, Haji Paino masih berjualan menggunakan gerobaknya bersama dua orang kerabatnya. Walaupun menggunakan gerobak dan di pinggir jalan, usahanya tersebut cukup laris, terbukti dari omzet hariannya yang bisa mencapai 300 tusuk sate.

Usaha sate kambing Paino semakin maju ketika pada tahun 1977 dua pindah ke sebelah timur pasar Bunul yang ditempatinya hingga sekarang. Kemajuan yang terjadi ini membuat warung ini menjadi semakin terkenal dan terus berkembang menjadi salah satu warung sate kambing yang cukup terkenal di Malang.

Setiap harinya, Sate Bunul H. Paino memotong 10 sampai 15 ekor kambing. Walau lokasinya cukup tersembunyi dan parkir yang cukup sulit terutama ketika menggunakan mobil, sate ini tetap diburu dan selalu ramai didatangi pelanggan. Banyaknya pesanan sate juga dapat dilihat sendiri dari panggangan panjang di depan warung yang tak henti-hentinya membakar sate.

Soal rasa dan kualitas memang merupakan penyebab utama dari selalu ramainya warung Sate Kambing H. Paino ini. Daging kambing diolah dan dibakar dengan begitu sempurna sehingga terasa lembut dan tidak memiliki aroma dan rasa amis yang biasanya terkandung dalam daging kambing.

Daging yang diolah begitu sempurna tersebut kemudian berpadu dengan bumbu kacang khas sate yang lembut dan kaya akan rasa. Lebih mantab lagi jika dinikmati bersama nasi putih yang sudah berpadu dengan gule atau tongseng yang juga di jual di warung sate ini. Pertemuan rasa ini mampu membuat lidah menari-nari karena rasa lezat yang muncul. Selain menu khas kambing yang dijajakan di warung ini, ada juga sate ayam dengan rasa yang tidak kalah lezatnya dan mampu menerbitkan air liur.

Sate Bunul H. Paino ini memiliki dua warung di wilayah Malang. Yang pertama terletak di jalan Hamid Rudsi Timur Gang 4 nomor 315, tepatnya di sebelah timur pasar Bunul serta warung kedua berada di jalan Raya Randu Agung nomor 62-64, Singosari. Setiap harinya warung ini buka mulai pukul 10.00 sampai 22.00. Sate Kambing ini merupakan warung yang tepat untuk merasakan kelezatan olahan daging kambing yang sempurna. Harga 10 biji sate tanpa lemak, Rp. 38.000,- 10 biji sate daging lemak, Rp. 30.000,- 10 bijisate ati lemak, Rp. 30.000. 10 biji sate ayam, Rp. 20.000.

Source https://malang.merdeka.com https://malang.merdeka.com/kuliner/menikmati-aneka-olahan-daging-kambing-di-sate-bunul-h-paino-160727x.html

Leave A Reply

Your email address will not be published.