Menikmati Burger di Three Buns Burger & Heads, Jakarta

Three Buns Burger & Heads merupakan resto berkonsep semi outdoor yang ornamen serta bangunannya didominasi elemen kayu. Ruangannya mirip sebuah bedeng atau bengkel, namun tentunya dengan pengaturan barang-barang yang lebih tertata. Di bagian depan terdapat mobil yang dijadikan tempat untuk memesan menu. Sebelah kanan ruangan adalah tempat dimana para koki, staf dan pelayan sibuk membuat dan melayani pesanan makanan serta minuman. Sementara bagi para pengunjung, ada empat spot yang bisa dipilih untuk menikmati burger sambil bersenda gurau dengan teman. Area tengah terdiri dari set meja kursi kayu jika Anda ingin menikmati suasana resto yang lebih ‘konvensional’, atau sekadar makan dan langsung beranjak pergi.

Sebelah kiri ruangan terdapat area yang dikonsep mirip tatami, terdiri dari dua set. Area ‘tatami’ ini cocok jika Anda ingin suasana yang lebih private tanpa dilewati lalu lalang pengunjung lain atau pelayan yang sibuk melayani pesanan. Bagian tengah agak ke atas, adalah tempat yang cocok untuk menikmati keseluruhan suasana resto mulai dari kesibukan staf dan pelayan serta tamu-tamu yang lain. Kemudian ada spot paling atas tepat di bawah atap, terdiri dari beberapa set meja dan kursi. Suasana resto terlihat menarik jika dilihat dari area ini.

Kini saatnya mengulas soal makanannya. Sesuai nama, menu unggulan dari restoran ini tentu saja burger-nya. Three Buns Burger & Heads menawarkan bukan sekadar burger biasa, tapi burger istimewa. Berbeda dengan burger yang disajikan di kebanyakan restoran cepat saji, menu di resto dengan lambang kepala bulldog ini langsung dimasak begitu dipesan. Patty-nya menggunakan daging sapi dan ayam dengan kualitas terbaik. Rotinya pun dibuat fresh setiap hari dan saus burger dibuat secara home made serta slow cook (tidak menggunakan bumbu-bumbu instan botolan atau siap saji) dengan resep racikan sendiri. Pilihan pertama kami jatuh pada Rambo, yang menurut sang pelayan merupakan menu unggulan dari resto ini.

Rambo memiliki isian patty dari 150 gram daging domba, dengan green chilli, acar terung, feta (keju putih) dan saus cumin aioli. Rotinya terbuat dari gandum utuh sehingga lebih kaya serat. Kami juga memesan Baby Huey yang berisi 150 gram daging sapi, keju, selada, saus tpmta, acar dan spicy mayo. Sementara pilihan terakhir adalah Honky-Tonk, burger dengan ayam fillet goreng dengan bumbu susu kedelai, cheese fritter, coleslaw, selada, acar, saus pedas dan spisy mayo. Rasa ketiga burger ini memang unik dan berbeda dari kebanyakan burger lainnya. Bumbunya terasa lezat, dagingnya pun juicy dan nikmat. Saus yang dibuat sendiri semakin menambah rasa gurih dan rasa creamy-nya pun pas. Hanya saja bagi yang tidak suka acar atau sensasi asam pada makanan, rasa acarnya memang sedikit ‘mengganggu’ di lidah. Jadi sebaiknya Anda memberitahu staf jika ingin memesan tanpa acar.

Sebagai penghilang dahaga, Three Buns Burger & Head menyediakan beberapa mocktail seperti Kriss Kross Colada (nanas,kelapa, lime) dan Sherbie Hancock (sherbet citrus dan lemon). Rasa asam dan segar mendominasi kedua minuman ini, dengan sedikit rasa creamy pada menu Kriss Kross Colada. Harga yang ditawarkan untuk satu buah burger mulai dari Rp 95 ribu hingga Rp 125 ribu. Harga yang memang tidak murah untuk satu porsi burger. Namun hal itu terbilang wajar mengingat bumbunya dimasak secara home made dan menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi. Sedangkan untuk minuman harga mulai dari Rp 30 ribuan. Three Buns Burger & Heads berlokasi di Jl. Senopati Raya No. 90, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan buka mulai pukul 11.00.

Source https://wolipop.detik.comhttps://wolipop.detik.com https://wolipop.detik.com/read/2014/05/30/183651/2595795/856/menikmati-burger-di-three-buns-burger--heads-resto-bernuansa-bengkel
Comments
Loading...