Menikmati Kopi Dengan Tempat Nyaman Di Contrast

Menikmati Kopi Dengan Tempat Nyaman Di Contrast

Budaya minum kopi kini terus berkembang di Tanah Air. Tak hanya orang dewasa, kebiasaan menyeruput segelas kopi juga rupanya kini menjalar hingga ke kalangan muda seperti para pelajar SMA serta mahasiswa.

Semakin ngetrennya kebiasaan minum kopi membuat sederet kedai kopi berkembang pesat di Kota Kembang. Namun, tak banyak kedai kopi dimiliki asli warga Bandung yang hanya menyuguhkan kopi sebagai menu utamanya.

Berupaya untuk menumbuhkan kebiasaan minum kopi, Muhammad Dhika Ramadhan menghadirkan tempat yang secara khususnya hanya menawarkan kopi. Ada pula beberapa camilan sebagai teman menyeruput kopi.

Diberi nama Contrast Coffee, tempat ngopi mungil di Jalan Anggrek ini menghadirkan konsep ala rumahan yang nyaman. Pria yang akrab disapa Dhika itu menghadirkan Contrast Coffee sebagai bentuk kecintaannya kepada kopi.

Dhika sengaja tak menghadirkan makanan berat ditempat ngopinya. Ini sebagai upaya membiasakan meminum kopi sambil bercengkrama dengan teman, kekasih ataupun keluarga. Terlebih, kopi pun bukan paduan yang pas bila disatukan dengan makanan berat.

See the source image

Bukan hal mudah bagi Contras Coffee mencuri hati warga Bandung yang sudah terbiasa datang ke sebuah tempat nongkrong tanpa menyantap makanan berat. Namun, seiring berjalannya waktu ia bisa mendapat pasarnya sendiri.

Dhika tak sendirian, bersama kedua rekan yang membantunya yakni Nick Claysius dan Tony Pramana ia membangun Contrast Coffee hingga kini dikenal sebagai salah satu tempat ngopi asyik di Kota Kembang.

Menawarkan sederet kopi khas nusantara, ia berupaya untuk mengedukasi masyarakat bahwa kopi bukan hanya segelas minuman. Namun, sebuah cinta yang tertuang dan mampu menghadirkan kenikmatan pada setiap teguknya. Harga yang ditawarkan pun relatif murah kisaran antara 8ribuan.

See the source image

Source https://bandung.merdeka.com/ https://bandung.merdeka.com/kuliner/contrast-tempat-ngopi-mungil-berkonsep-ala-rumah-yang-nyaman-180211b.html
Comments
Loading...