Menikmati Kopi Di Lacamera Coffee, Bandung

Menikmati Kopi Di Lacamera Coffee, Bandung

Merasakan “aroma surga.” Mungkin itulah yang sering teman-teman dengar ketika minum kopi bersama para pecinta kopi. Di dalam forum itu pula terselip perbincangan rasa-rasa kopi yang dewasa ini semakin beragam. Para pecinta kopi sering akan membandingkan rasa kopi ini dengan rasa kopi itu. Misalnya saja rasa kopi robusta dengan kopi arabika. Keduanya memiliki perbedaan dan kesamaan yang luar biasa. Kesamaannya, yakni memiliki penggemar fanatik dan terkenal di seantero dunia. Ya, dua jenis kopi yang diproduksi di Indonesia itu sangat terkenal di daratan Eropa. Tanpa ragu, para pecinta kopi menilai kedua jenis kopi itu sebagai kopi terbaik dunia. Dengan produksi kopi, Indonesia kini diakui sebagai penghasil kopi nomor tiga terbesar di dunia.

Kopi robusta memiliki rasa mirip cokelat, lebih ringan dari Kopi Arabika. Tekstur kopi Robusta lebih kasar dengan warna variasi sesuai dengan pengolahan.

Kopi mulai terkenal di tengah masyarakat Indonesia semenjak tahun 1696 ketika Walikota Amsterdam, Nicholas Witsen memerintahkan komandan pasukan Belanda di Pantai Malabar, Adrian Van Ommen, untuk membawa biji kopi ke Batavia. Kopi arabika menyebar ke berbagai daerah di Jawa Barat, seperti Bogor, Sukabumi, Banten, dan Priangan hingga menyebar ke daerah lain, seperti Pulau Sumatera, Sulawesi, Bali, dan Timor. Ekspor kopi pertama kali dilakukan pada 1711 oleh VOC. Produksi kopi Jawa mencapai titik puncaknya di abad ke-19 pada 1880-1884 mencapai 94.400 ton. Nilai ekspor kopi pada rata-rata tahun 1865-1970 mencapai 25.965.000 gulden.

Sampai kini, produksi kopi asal Indonesia semakin diperluas dan dikembangkan. Produk baru yang menyusul Kopi Robusta dan Arabika ialah kopi Luwak yang kini juga sudah memasuki pasar Eropa.

Secangkir kopi yang meningkatkan intensitas hubungan kekerabatan itu menarik perhatian para pecinta kopi untuk membuat warung kopi. Di Jawa, termasuk Bandung memiliki warung kopi yang terkenal asyik untuk ngopi sambil ngobrol ialah Lacamera Coffee, Bandung.

Hasil gambar untuk Lacamera Coffee, Bandung

Saat masuk ke lokasi, Anda akan langsung diterpa oleh cahaya lampu berwarna merah yang bisa memberikan kenyamanan pada Anda. Begitu Anda duduk disalah satu kursinya, rasa rileks dan ketenangan barulah yang bisa Anda rasakan.

Lacamera Coffee beralamat di Jalan Naripan no. 79 Bandung. Bangunan interiornya menerapkan desain dengan gaya industrial modern. Cita rasa kopi di sini sangat tinggi, dikarenakan menggunakan kopi berkualitas tinggi dan diracik dengan sajian yang menawan.

Hasil gambar untuk Lacamera Coffee, Bandung

Menu kopi spesial yang ditawarkan pada Anda ialah red velvet, lacamera mint coffee, caramel coffee, cappuccino dan lain-lain. Tersedia pula makanan ringan seperti martabak, kentang goreng, ayam goreng, dan lain-lain untuk melengkapi minum santai Anda. Harga per menu rata-rata di bawah Rp 30 ribu. Lacamera Coffee buka setiap hari mulai Pukul 07.30 WIB hingga tengah malam sekitar Pukul 12.00 WIB untuk hari biasa, untuk akhir pekan Lacamera Coffee buka sampai dini hari. Tempat nongkrong ini bisa dijangkau dari rumah makan Sambel Hejo. Dari sana, Anda harus mengambil Jalan Panaitan menuju Jalan Natuna, kemudian belok kiri masuk ke Jalan Sumatera terus menuju ka Jalan Tamblong Dalam, setelah itu belok kiri memasuki kawasan Jalan Naripan. Tempat tongkrong yang Anda tuju ada di kiri jalan.

Hasil gambar untuk Lacamera Coffee, Bandung

Source http://kuliner.panduanwisata.id http://kuliner.panduanwisata.id/indonesia/pulau-jawa/jawa-barat/menikmati-kopi-di-lacamera-coffee-bandung/
Comments
Loading...