Menikmati Lezatnya Makan Di Holy Crab

Menikmati Lezatnya Makan Di Holy Crab

Terletak di Jalan Raya Petitenget, Holy Crab memberikan pilihan baru bagi pecinta wisata kuliner di Bali. Resmi dibuka pada 15 Januari 2015, restoran ini di dirikan oleh Chef Albert Wijaya, seorang koki yang pernah belajar di Food Science and Technology di California dan Le Cordin Bleu Pasadena. Hobi makan dan memasak begitulah awalnya dengan bahasa keren¬¬’passion’ Chef Albert menjadi alasan membuka usaha kuliner ini. Hal ini yang membuatnya terlibat dalam setiap detail dibangunnya usaha ini. Dari interior, design menu dan proses pembuatan menu untuk restauran dia ikut terlibat.

Hasil gambar untuk Holy Crab bali

Restauran ini mengambil tema Lousiana yang berlatar belakang kebiasaan penduduk Lousiana yang senang memancing dan kemudian menikmati hasil pancingannya bersama keluarga dan teman sambil minum bir. Karena itulah menu yang disajikan di restaurant ini hanya seafood dan sebagian besar adalah kepiting. Alaskan King Crab dan Dungeness Crab merupakan kepiting import yang disajikan selain jenis kepiting lokal seperti Mud Crab dari Papua. Walaupun mengambil tema Lousiana, Chef Albert masih menyesuaikan rasa bumbu kepiting dengan selera lokal yang lebih kaya rasa demikian jelasnya.

Hasil gambar untuk Holy Crab bali

Dan malam itu pembukaan resmi Holy Crab dimulai ketika para waiter menebarkan selembar kertas putih di atas meja panjang. Jangan terkejut karena cara makan di sini sangat berbeda. Plastik putih dengan logo Holy crab mulai dibagikan untuk di lingkarkan di leher masing masing sebagai alas makan. Para waiter dan waitress membawa kantong plastik berisi kepiting dengan dua pilihan bumbu dan menebarkannya di atas meja yang telah dialasi kertas putih.

Kamu tidak memerlukan sendok atau garpu, bahkan piring yang kamu perlukan adalah kemampuan untuk menemukan kelezatan daging kepiting di balik cangkangnya langsung di atas meja. Jangan kawatir karena para waiter siap membantu dengan nut cracker dan gunting. Tidak perlu ragu-ragu untuk berlepotan dengan bumbu dan minyak karena seluruh pengunjung menikmati hal yang sama.

Hasil gambar untuk Holy Crab bali

Hanya ada dua pilihan bumbu yang disajikan di Holy Crab yaitu Cajun dan Garlic Butter. Kamu tidak akan merasa asing untuk menikmati hidangan yang disajikan karena sudah disesuaikan dengan selera Indonesia yang lebih menyukai makanan pedas. Bagi kamu yang gemar memakan masakan pedas ada bumbu super pedas yang disediakan khusus. Holy Moly ini hanya akan disajikan jika diminta. Kembali Chef Albert mendatangi meja para tamu dan dengan keramahan yang sama menanyakan tentang makanan yang di hidangkan. Keakraban dan kehangatan menebar di seluruh meja saat para tamu menyantap hidangan.

Hasil gambar untuk Holy Crab bali

Tempat kuliner di Bali ini hanya buka dari jam 5 sore sampai jam 11 malam sementara bar buka sampai jam 12 malam. Dengan harga berkisar 110 ribu perpaketnya kamu dapat menikmati hidangan dengan suasana yang dapat menambah keakraban bersama keluarga dan teman.

Holy Crab Bali

Jl. Petitenget No.50, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali

Source http://ulinulin.com http://ulinulin.com/posts/holy-crab-pendatang-baru-di-dunia-kuliner-bali
Comments
Loading...