Menikmati Menu Ayam-Ayaman Di Rumah Makan Tua Poh Tie,Batam

Rumah Makan Tua Poh Tie

Menu andalan dirumah makan ini Ayam kampung,Opor ayam, rendang dan sambal goreng hati seolah masih terasa di ujung lidah. Menyisakan rasa bersalah dan lemak di sekujur tubuh .Biar nggak makin merasa berdosa, cari alternatif makanan rendah lemak.

Rumah Makan Tua Poh Tie Komplek Sri Jaya Abadi Blok H No.6.“Tapi aku ingin yang segar-segar kakak.”

“Segar di lidah dan mata geser yuk ke Nagoya Hills, melipir dikit masuk ke Lucky Plasa.” Menjawab penuh bijak tanpa menoleh ke panti pijat yang mulai membuka diri paska libur lebaran. Window shopping barang elektronik nggak dosa dibandingin survei hotpants di Nagoya Hill.

Tanpa halangan berarti sampai di Komplek Sri Jaya Abadi Blok H No.6 , tempat Tua Poh Tie meracik ayam kampung menjadi sajian penuh selera. Dulu rumah makan ini berada komplek Sri Jaya Abadi Blok D No.5, tepat di samping Lucky Plaza. Sekarang pindah sekitar dua blok dari lokasi awal.

Warna kuning segar menyambut pengunjung memasuki ruko dua lantai , setengah dindingnya dipenuhi wallpaper foto print. Eh ada gambar ayam jago besar tepat di atas panci dapur.

Kwetiau siram lezat dengan limpahan seafood mengundang selera

Berhubung bosan dengan sajian ayam-ayaman, saya memesan kwetiau siram. Siapa sangka mie pipih panjang ramai bergulat dengan potongan seafood dan bakso. Kaldu kental kaya rasa membuat lidah makin terjulur. Ah nikmatnya kuliner ini. Kwetiau dimasak pas menyisakan kenyal ranum, bumbunya menyerap sempurna tanpa cela.

Melirik sejenak pesanan rekan saya , Rismandiyus. Mie rebus sederhana tanpa daging ayam atau sapi. Hanya beberapa butir bakso dan potongan tepung menyerupai daging. Dari aromanya jelas mengundang nikmat, warnanya segar menggoda mata.
“Enak Mas?”

“Slurpppp… Banget.” Seruputan panjang meyakinkan betapa nikmatnya mie kuah bening. Paling tepat bersanding dengateh obeng.

Sang jawara yang dinanti keluar. Khusus menu Sup Ayam Kampung diracik sendiri oleh sang chef, Tua Poh Tie. Tak sampai 5 menit sup ayam kuah bening kecoklatan siap dinikmati. Aroma lada kuat menyeruak bersama uap panas. Sayapun penasaran melirik, dari tampilannya tak ada yang istimewa. Hanya genangan daun peterseli dan bawang goreng mencuat di permukaan. Samar mengambang potongan kentang dan wortel.

Sup Ayam Tua Poh Tie tak terlihat istimewa,potongan ayam kampung empuk memenuhi Sup AyamTua Poh Tie

Menyibak sup lebih dalam, potongan ayam kampung kecoklatan muncul. Teksturnya lembut tanpa cela . Misteri kelezatan terjawab sudah. Mengapa jelang makan siang pengunjung memenuhi Tua Poh Tie hingga lantai dua.

Menggunakan bahan utama ayam kampung sebagai menu andalan terkesan anti mainstream . Apalagi Batam identik dengan seafood. Tapi inilah kelebihan rumah makan chinese food halal Tua Poh Tie asli Tanjung Pinang. Ingin sajian crsipy menggoda? Jajal menu andalan lain, ayam kampung goreng bawang. Rasanya tak kalah dibandingkan ayam goreng waralaba asal Paman Sam.

Ahlinya hidangan-hidangan ayam kampung, nama Tua Poh Tie diambil dari nama koki sekaligus pemilik toko. Awalnya, dia membangun restoran ini di Tanjung Pinang pada 1 Mei 1995. Seiring dengan pertumbuhan bisnisnya, dia memutuskan untuk membuka toko di Lucky Plaza, Batam. Salah satu pramusaji memberi tahu saya bahwa hingga sekarang, Tua Poh Tie masih menyiapkan seluruh bahan makanan sendiri.
Seperti yang tertulis pada spanduk di depan tokonya, Tua Poh Tie bangga dengan sup ayam kampung dan ayam kampung goreng bawangnya. Sejumlah hidangan ikonis Batam juga tersedia di sini, termasuk di antaranya ikan asam manis dan mi rebus. Namun, percayalah ketika saya meminta Anda untuk mengabaikan menu lainnya. Anda hanya perlu mencicipi sup ayam kampung dan ayam kampung goreng bawangnya untuk membuat lidah Anda tergila-gila.

Sup ayam kampungnya tidak sesimpel yang Anda bayangkan. Rempah-rempah lokal yang digunakan, seperti kapulaga, jahe, dan lada, memberikan rasa aromatik yang khas pada racikannya dan bercampur dengan indah dengan kaldu ayamnya yang segar. Selain itu, daging ayamnya empuk, tetapi tetap kenyal; tak seperti kebanyakan daging ayam kampung yang cenderung alot. Ditambah kentang dan wortel rebus, sup ayam kampungnya menjadi hidangan yang mengenyangkan bagi saya.

Sekarang, bagian terbaik dari sesi santap kali ini: ayam kampung goreng bawang. Saat bawang gorengnya yang gurih menyentuh lidah saya, saya langsung menyukai hidangan ini. Bagian luar ayamnya renyah dan bercampur apik dengan bawang putihnya.

Pengalaman saya di Tua Poh Tie menggugah saya untuk menghabiskan tiga hari berikutnya membandingkan ayam kampung goreng bawang di setiap tempat makan demi menemukan yang terbaik di Batam. Hebatnya, tak satu pun mendekati nikmatnya hidangan buatan Tua Poh Tie.

Komplek Sri Jaya Abadi,
Blok D, No. 5, Batam,
Kepulauan Riau
Buka setiap Senin-Sabtu dari jam 07.00-19.00 WIB, dan Minggu pada jam 07.00-15.00 WIB.

Source pegimakan.id www.goodindonesianfood.com
Comments
Loading...