Mie Ayam Palembang Porsi Besar Racikan Afui di Jogja

Mie Ayam Palembang Afui

Mie monster, mendengar namanya saja, bagi pemburu kuliner mungkin cukup menimbulkan rasa penasaran. Namun, akan lebih baik jika ingin menikmatinya harus mempertimbangkan apakah benar-benar kuat untuk menghabiskannya.

Mie monster dibuat oleh seorang pria bernama Afui, di warungnya, Jalan Tambak Bayan No 7, Babarsari, Sleman, Yogyakarta pada Oktober 2014. Dia menceritakan, awalnya warung mi yang didirikan tersebut menjadi langganan mahasiswa. Mereka kebanyakan selalu meminta porsi besar jika pesan mi di warungnya.

Berawal dari itu, kemudian muncul ide untuk membuat mi yang berporsi besar. “Awalnya dulu itu berpikir, membuat porsi yang besar. Kan langganan kita banyak mahasiswa, mereka makannya kuat-kuat. Jadi, muncul ide itu,” katanya .

Satu porsi mi monster ini sama dengan enam porsi mi biasa. Dijadikan dalam satu mangkuk besar dan kuahnya disajikan dengan kuah pangsit yang terpisah. “Mi ini sama dengan lima sampai enam porsi menu mi biasa,” ungkap Afui. Meski dengan porsi besar, banyak pelanggannya yang sanggup menghabiskannya. Tak hanya kaum laki-laki, mereka yang memesan juga banyak dari wanita dan banyak yang berhasil menghabiskannya. “Banyak juga yang berhasil makan sampai habis,” ucapnya.

Namun, tetap saja ada yang tidak habis karena hanya sekadar ingin mengobati rasa penasarannya. Untuk itu, dia mengimbau kepada para pelanggan agar tidak memaksakan pesan mi monster. Apalagi jika tidak yakin bisa menghabiskannya, lebih baik memesan mi yang berukuran biasa saja.

“Lebih baik jangan deh kalau tidak yakin bisa habis,” kata dia. Untuk harga, cukup ideal. Satu mi monster yang porsinya sama dengan enam mangkuk mi biasa ini dijual Rp20.000. “Untuk menu lainnya, seperti mi biasa, mini, jumbo, super dijual dari Rp6.000 sampai Rp12.000,” ungkapnya.

Warung makan yang dia namakan Mi Ayam Palembang Afui ini hanya bisa ditemukan di siang hari saja. Buka sekitar pukul 09.00–16.00 WIB. Salah satu pelanggannya, Sulistyo, 28, warga asal Depok, Sleman mengatakan setiap kali datang ke warung ini, dia selalu memesan mi monster.

Meski demikian, dia berhasil menghabiskannya. Itu suatu tantangan tersendiri baginya yang memang suka berbagai jenis makanan dari mi. “Dulu pertama datang ke sini karena ada teman yang menantang. Kalau berhasil menghabiskan, mau ditraktir,” ucapnya.

Source https://daerah.sindonews.com
Comments
Loading...