Mie Koclok Mambo Berdiri Sejak 1986 Kuliner Majalengka

Mie Kocok Mambo (1986)

Tidak berlebihan jika penulis menyebutkan pasar mambo sebagai surganya dunia kuliner. Pasalnya disana ada berbagai macam jajanan yang dijual di sepanjang jalan. Jika anda lewat sana pada pagi dan siang hari hanya ada jalan dengan beberapa penjual kaki lima dan ruko-ruko. Tapi dimalam hari, pasar mambo menunjukan sisinya yang lain, rame banget. Berbagai jenis makanan berjejer di pinggir jalan sepanjang pasar mambo. Pasar mambo beroperasi dari sore sampai malam hari (biasanya mulai jam 16.00 sudah rame).

Tidak ada warga majalengka yang tidak mengenal pasar mambo. Pasar mambo ini sudah ada dari tahun 80-an.Kala itu ada bioskop istana bintang (sekarang jadi toko sepatu star), jadi sampai tahun 90-an pasar mambo sangat ramai. beberapa penjual pada masa itu masih berjualan hingga saat ini.  seperti martabak, nasi goreng, tutut dan mie kocok. Dulu pasar ini sempat akan dipindah ke pujasera, tapi tidak jadi karena para penjual disana menolak untuk pindah.

Kadang-kadang  parkir kendaraan di depan toko alit. Terus jalan jalan beli segala macam yang dimau disana. Lumayan harganya murah-murah.

Sejak 17 Agustus 1986, oleh ayah Mang Jana, mie kocok ini mulai dipasarkan. Mie kocok ini tergolong legendaris karena cita rasa mie yang dibikin sendiri, ayam kampung pilihan, dan kuah santannya yang bertahan hingga saat ini. Mie kocok fenomenal yang bertempat di perempatan Pasar Mambo ini, beroperasi mulai pukul 16.00-22.00.

 

Mie kocok ini sudah ada sejak tahun 1986. Sudah dua generasi sejak saat didirikan, pertama oleh ayah mang jana dan sekarang diteruskan oleh mang jana dan istrinya. Yang bikin beda dari mie kocok ini, mie nya di bikin sendiri, bahan-bahannya juga pilihan, dan kuah santannya yang khas. Lokasi di perempatan pasar mambo samping buah-buahan.

Banyak tawaran dan ajakan untuk membuka cabang, namun karena hanya Mang Jana dan sang istri yang menjalankannya, maka bagi mereka cukup berdua saja. Ini romantis juga, ya  Rasanya pun lembut dan buat kamu ketagihan.

Tak aneh kalau mie kocok ini selalu ramai pengunjung yang tidak hanya dari dalam kota saja, tetapi juga luar kota. Dahulu, harga pertama menjual 350 perak, sekarang Rp 12.000, Rp 15.000 kalau mau ada tambahan.

Source Pegimakan.id Jalanjalanku
Comments
Loading...