Molen Pisang Imut Rasa Legit Camilan Khas Karanganyar

Selain diolah menjadi keripik pisang, pisang khas Tawangmangu juga diolah menjadi molen. Pisang yang dijadikan molen adalah jenis Bawen Tanduk. Ya, molen adalah kudapan yang sangat cocok dijadikan camilan dan juga oleh- oleh. Di Tawangmangu, Molen imut sudah menjadi ikon dan selalu habis diserbu pengunjung dari pagi hingga malam hari.Untuk membuat molen imut, Pisang Bawen Tanduk yang sudah matang diiris tipis- tipis dan dibalut kulit dari adonan tepung terigu lalu digoreng. Pisang tanduk khas Tawangmangu sendiri ketika sudah matang rasanya sudah manis dan tidak cepat bususk, sehingga sangat cocok dijadikan

molen. Molen imut disajikan dengan taburan gula halus. Harganya sangat murah. Pengunjung bisa membeli dari porsi lima ribu rupiah saja lo. Murah bukan?Molen imut bisa ditemu di sepanjang jalan dekat dengan pasar dan terminal Tawangmangu. Di sana banyak sekali penjual yang mangkal dengan gerobaknya untuk menjual molen yang buka mulai pukul 8 pagi hingga tengah malam. Molen imut sangat enak dinikmati selagi hangat. Banyak juga pengunjung yang mampir untuk membeli molen imut lalu menikmatinya di puncak Tawangmangu. Kudapan ini juga wajib dicoba.

Benar sekali, Pisang Molen, merupakan camilan yang sudah tidak asing lagi terdengar di telinga kita. Hampir seluruh kota besar di Pulau Jawa ini bertebaran tukang gorengan pisang molen. Tapi, Pisang Molen Tawangmangu beda lho! Pisang molen Tawangmangu, lebih kecil dari kebanyakan molen lain. Kecilnya membuat kesan imut.Selain imut, molen khas Tawangmangu juga manis. Rasanya yang khas ini karena bahan baku molen berasal dari Pisang Tanduk khas Tawangmangu, masyarakat biasanya menyebutnya ‘Bawen’. Pisang ini terkenal manis dan tahan lama. Selain itu, rasa manis juga karena adanya tambahan gula halus yang dikemas dalam plastik kecil sebagai pelengkap sajian.

“Karena ukuran Molen yang kecil-kecil imut, saya menjadi tidak bosan saat menikmatinya apalagi ditambah dengan bubuk gula yang bisa dicocol untuk menambah rasa manis,” komentar Woro wisatawan lokal dari Magelang atas pengalaman barunya.Molen imut nan manis khas Tawangmangu, cocok dijadikan camilan dan oleh-oleh baik warga lokal maupun wisatawan. Tidak hanya warga lokal, tetapi banyak juga wisatawan luar kota menjadi penikmat Molen khas Tawangmangu ini.Ada juga yang memesan molennya sebagai oleh-oleh kaum kerabat dan keluarga sebagai tombo kangen (obat rindu-red). Bagi yang ingin membelinya sebagai oleh-oleh, Warsi menyarankan agar membeli yang masih dalam keadaan setengah matang karena tahan lama.

Source https://jatengkita.id/
Comments
Loading...