My Garden Cafe,Sebuah Cafe Yang Mengusung Konsep Taman Di Batam

My Garden Cafe

Buat yang belum tau, My Garden adalah sebuah cafe berkonsep taman dan hanya ada satu-satunya di Batam, bahkan di Kepri. Cafe ini berdiri di atas lahan kurang lebih 350 meter persegi, terletak diantara deretan ruko dan perumahan warga. Waktu pengerjaannya cukup lama, sekitar satu setengah tahun. Beberapa tanaman ada yang didatangkan langsung dari Bali dan daerah lainnya.

Bagunan depan hanya berbentuk sebuah ruko dan membuat banyak orang terkecoh termasuk saya. Jadi, saat memasuki area My Garden, pengunjung seperti memasuki sebuah lorong bergaya klasik, berdinding batu bata dengan lampu hias jalan disebelah kanan. Sementara disebelah kiri ada sebuah motor Harley, tapi tidak diperkenankan untuk dinaiki ya, karena itu hanya untuk pajangan.

Salah satu spot yang Instagramable banget di My Garden Batam
Berjalan kedepan dan saat kamu membuka pintu daaaaan violaaaa.. tiba-tiba deretan ruko itu berubah menjadi sebuah taman yang indah. Terdapat bermacam jenis tanaman disana. Arsitektur cafe bergaya Eropa dan setiap sudutnya sangat instagramable. Buat para pemburu foto, pastinya akan betah berlama-lama duduk di My garden Batam.

Selain menyediakan tempat makan berkonsep taman, cafe ini juga menyediakan beberapa jenis ruangan lainnya seperti bar yang terbuat dari container. Sehingga pengunjung tinggal memilih tempat yang mereka inginkan, mau yang indoor atau outdoor. Disarankan buat yang pengen datang, supaya memesan tempat terlebih dahulu, karena saat weekend tempat ini biasanya ramai pengunjung.

Untuk harga minuman dimulai dari harga 29rb-65rb. Dessert dengan harga 40rb, finger food dari harga 40rb-70rb dan makanan berkisar dari harga 40rb sampai 350rb. Cafe ini cocok banget buat acara kumpul bareng temen, acara reuni sekolah, ulang tahun, arisan dan ajang kumpul bersama keluarga kecil.

Daun mint yang sengaja ditanam di area my garden dan digunakan untuk berbagai keperluan memasak dan mengolah minuman.

Udah lama penasaran mau kesini, tapi ternyata belum opening (itu tahun lau loh) dan baru opening di awal bulan mei tahun ini. Gimana saya gak penasaran coba, tanpa pikir panjang langsung datang pas dihari kedua resto ini buka.

Karena dari akun Instagram Resto ini, saya sudah kepikiran, resto ini sangat banyak menggunakan lahan, yah namanya garden yah gak mungkin sekecil ruko yang memiliki luas yang standart. Makanya waktu kita mencari lokasi tersebut agak bingung, dan gak percaya pas kita dapat tampak luarnya. Hanya sebuah ruko yang bertuliskan “My Garden” untungnya saya pernah lihat di webnya tampak luar dari resto ini didukung masih banyak karangan bunga ‘Opening My Garden”. Hanya karena kita udah kelaparan, kita langsung masuk saja.

Membuka pintunya kita hanya mendapatkan sebuah lorong panjang yang didesain unik, hanya terdapat tempat duduk panjang jika ada pengunjung yang ingin berfoto, dan langsung kami disambut dengan pelayannya dan mengantarkan kita ke tempat yang sudah ditentukan, Nah disitu ada pintu lagi yang menuju lokasi gardennya, bila pelayannya melihat kalian membawa seorang bayi, kalian akan diantarkan di sebuah kursi macam gazebo yang ada pelindung atap kacanya agar tidak langsung terkena sinar matahari yang memang pada saat itu panas banget. Masuk dari pintu itu, kami dibuat takjub.Ternyata Pintu depan dan lorong penghubung itu hanya sebuah ruko tapi setelah ke belakang, resto ini jika saya hitung menggunakan 7 ruko kali yah (maaf kalau salah) tapi informasi yang saya dapat dari pelayannya luasnya 1/3 Ha, besar yah? banget! Karena memang jika kamu kesini, ada beberapa konsep garden yang kamu bisa pilih untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-teman.

Ada Sky Terrace, Sky Garden, Sky View, Cabana, Coffe shop, Bean Bag Area, Lagoon Area, Bakery Corner, Gelatto Ice Cream, Dan masih banyak lagi. Saya saja belum puas mengelilingi resto yang mempunyai banyak konsep ini.

Kebetulan kita kesini diwaktu weekend dan baru opening makanya rame banget, rata-rata kursi terisi penuh tapi biarpun ramai, konsep gardennya tetap kelihatan, karena dari meja satu ke meja lainnya berjauhan. Sambil menunggu makanan yang kita pesan datang, kami berjalan mengelilingi resto ini sambil foto-foto tentunya.

Resto yang dibagian garden ini sangat nyaman banget buat anak-anak, mereka bisa berlari-lari, main ayunan karena memang disediakan, asal anak-anak dijaga aja agar tidak mencabut-cabuti tanaman yang memang sangat memikat untuk dilihat apalagi dipegang. 30 meitan kira-kira jalan-jalan daerah gardennya, sambil menemani ¬†main ayunan, melihat air mancur dan enaknya pelayannya ada dimana-mana jadi tidak sungkan meminta tolong untuk menjadi ‘tukang foto’ kami .Karena kita udah lapar kita kembali ketempat dan ternyata memang ruby udah bangun beserta makanan yang memang sudah datang.

Tentang konsep makanannya memang belum terlalu banyak, tapi untuk kita yang senang dengan makanan berat termasuk anak saya yang kemana-mana nyarinya nasi, dan Alhamdulillah ada menu yang demikian dan ternyata saat makanannya datang, porsinya sangat banyak untuk 1 orang (klo tau banyaknya gitu pesan aja satu, nasinya aja yang dibanyakin ) kami pesan soto ayam dan pindang ikan, itu kiranya hanya semangkok kecil ternyata datangnya, semangkok besar, . Untuk rasanya kami puassss, Enaaaakkk! Alhamdulillah. Masalah harga, tergantung kalian pesan apasih, tapi untuk menu kami ini, lumayan bersaing sih, apalagi porsinya cukup banyak, yang sebenarnya bisa untuk berdua atau bertiga. Jadi saran aja jika kamu memilih makanan yang ‘Traditional food’ yang berkuah,jangan kepedean untuk menghabiskannya sendiri, kecuali memang kamu kelaparan banget.

Cuman sayang pas kita tanya ada mushollahnya, mereka jawab belum ada.

Source pegimakan.id www.detik.com
Comments
Loading...