Nasi Goreng Jancuk Yang Bikin Ketagihan Di Surabaya Suite Hotel

SAMSUNG CSC

Nasi Goreng Jancuk Yang Bikin Ketagihan Di Surabaya Suite Hotel

Menyandang predikat sebagai Kota Metropolitan kedua setelah Jakarta, membuat Surabaya menjelma sebagai salah satu kota tersibuk di Indonesia. Geliat perekonomian pun berputar semakin cepat. Otomatis tumbuh persaingan untuk memperoleh kehidupan yang layak. Sektor bisnis kuliner salah satunya. Penjaja makanan, baik tradisional maupun modern semakin marak di Surabaya. Hal itu memacu para pemilik usaha untuk mengolah otak agar bisa bertahan.

Beragam inovasi yang ditawarkan oleh para pemilik usaha kuliner. Tak hanya citarasa makananya saja, namun juga dari segi pelayanan dan konsep rumah makan. Bahkan, ada yang memberi nama rumah makan dan menunya dengan nama yang unik. Penggunaan nama usaha kuliner saat ini bukan lagi mengarah pada filosofi positif. Terbukti tak sedikit rumah makan yang berada di Surabaya menggunakan nama yang unik, bahkan cukup ekstrim. Tujuannya tak lain untuk menarik perhatian, dan minat orang untuk membeli.

Dalam masyarakat Jawa, kata ‘jancuk’ masih dianggap sebagai kata yang tabu. Secara umum mereka beranggapan bahwa kata tersebut memiliki konotasi yang negatif. Namun, bagi masyarakat Surabaya, kata jancuk merupakan identitas diri, saat ini kata ‘jancuk/jancok’ memiliki perubahan makna ameliorasi. Sehingga dalam kehidupan sehari-hari lebih digunakan untuk kata sapa yang akrab terhadap teman, atau ungkapan rasa kekaguman.

Nah, Surabaya Suite Hotel (eks. Surabaya Plaza Hotel) juga menggunakan istilah kata jancuk dalam salah satu menu andalan di restoran mereka. Nasi goreng jancuk namanya, hasil kreasi dari Executive Food and Beverage Manager Surabaya Suite Hotel, Eko Sugeng Purwanto. Chef yang baru pensiun awal Febuari tahun ini, awalnya menciptakan nasi goreng untuk kawan-kawannya, namun chef Eko sengaja menambah jumlah cabai yang dipakai, sehingga setelah melahap suapan pertama nasi goreng tersebut teman-teman chef Eko dengan reflek mengatakan ‘jancuk pedes cak’.

Hasil gambar untuk Nasi Goreng Jancuk

Atas reaksi tersebut lah pihak Management Surabaya Suite Hotel lantas menamai kreasi chef Eko menjadi nasi goreng jancuk. Nasi goreng jancuk memiliki dua level pedas, pedas biasa dan ekstra pedas. Untuk level pedas yang biasa, menggunakan 1 ons cabai setiap porsinya, dengan topping irisan telor dadar, udang, dan suiran daging ayam, menambah nikmatnya nasi goreng yang bisa dimakan 5-7 orang ini.

Dengan dibanderol Rp 350 ribu all we can eat, cenderung mahal untuk ukuran harga seporsi nasi goreng. Namun anda tak perlu khawatir harga yang anda keluarkan akan sebanding dengan pelayanan hotel berbintang empat yang memuaskan, dan jaminan akan rasa tidak akan menyesal.

Sekedar diketahui, setiap tahunnya pihak Management Surabaya Suite Hotel rutin menyelenggarakan perlombaan makan nasi goreng jancuk.

Source http://ulinulin.com http://ulinulin.com/posts/seri-wisata-kuliner-surabaya-nasi-goreng-jancuk-yang-bikin-ketagihan-di-surabaya-suite-hotel
Comments
Loading...